
Sumber gambar: Wikipedia Indonesia
Bergabungnya kapal KRI Diponegoro 365 dalam Satuan Tugas Maritim Pasukan Pemelihara Perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon dinilai penting untuk menunjukkan universalitas asal pasukan pemelihara perdamaian khususnya di teritorial laut.
Bagi Lebanon sendiri, hal itu sangat strategis karena Indonesia dinilai sebagai salah satu negara sahabat Lebanon. Hal itu sekaligus diharapkan menjadi embrio persahabatan kedua negara secara lebih erat.
Apresiasi kedatangan KRI Diponegoro 365 di Lebanon disampaikan Komandan Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) Mayor Jenderal Claudio Graziano di sela-sela jamuan penyambutan kedatangan KRI Diponegoro 365 yang digelar di atas kapal KRI Diponegoro 365 di Pelabuhan Beirut, Lebanon, Jumat (17/4) malam.
"Salah satu alasan kuat penunjukan Angkatan Laut Indonesia dalam satuan tugas maritim (maritim task force/MTF) adalah untuk menunjukkan universalitas asal pasukan pemelihara perdamaian yang digalang PBB, khususnya di laut. Tidak harus selamanya dari negara- negara Eropa maupun anggota NATO. Semua negara dapat bergabung dan bergabungnya Indonesia tentu harus diapresiasi," kata Graziano yang asal Italia.
Di Lebanon, KRI Diponegoro 365 bergabung dengan tujuh kapal asal lima negara lain, yaitu Jerman (tiga unit kapal), Turki, Italia, Inggris, dan Belgia.
Graziano menyatakan, kelima negara yang mengirimkan kapal perang itu takkan mengalami kesulitan koordinasi selama masing-masing menjaga komitmen dan fokus pada pencapaian tujuan utama misi. "Pelaut di mana pun, termasuk militer, berbicara dengan kode-kode yang sama. Jadi, sama sekali tidak ada masalah," kata dia.
Kerja Keras
Komandan MTF Laksamana Jean-Thierry Pynoo mengungkapkan, dibutuhkan sedikit kerja lebih keras untuk memastikan koordinasi pasukan laut pemelihara perdamaian, mengingat Indonesia adalah negara non-NATO yang baru pertama kali bergabung di Lebanon. Namun, Pynoo optimistis koordinasi antarpasukan tidak akan menemui persoalan berarti. Ia pun menegaskan telah memulai koordinasi soal pembagian tugas dan area operasi bagi KRI Diponegoro 365.
Kepala Staf AL Lebanon Laksamana Pertama Ali-El Moallem menegaskan pentingnya kehadiran AL Indonesia sebagai sahabat di Lebanon, jangka pendek maupun jangka panjang. (BENny dwi Koestanto dari Beirut)
Sumber Berita: Kompas
Recent comments
1 week 6 days ago
2 weeks 2 days ago
2 weeks 3 days ago
2 weeks 3 days ago
2 weeks 4 days ago
2 weeks 4 days ago
2 weeks 4 days ago
2 weeks 4 days ago
2 weeks 4 days ago
2 weeks 5 days ago