KD Baung melakukan manuver zigzag & menambah kecepatan guna memprovokasi KRI Untung Suropati.
Ambalat, 30 Mei 2009 (TANDEF) - Hari ini, tanggal 30 Mei 2009 pukul 06.00 WITA, KRI Untung Suropati-872 pada posisi 04°04’80”U - 118°03’10”T mendapat kontak radar kapal dengan baringan 128 pada jarak 8 mil laut dengan haluan 300 berkecepatan 11 knot. Setelah diplot di peta pada posisi 04°00’00”U - 118°09’00”T (dimana posisi ini masuk wilayah perbatasan NKRI sejauh 8 mil laut (tenggara Karang Unarang)) serta diamati terus-menerus dan dilaksanakan identifikasi secara visual, dipastikan bahwa kapal tersebut adalah KD Baung – 3509, kapal TLDM (Tentera Laut Diraja Malaysia) jenis Fast Attack Craft - Gun (Patrol Boat), setipe dengan KD Yu -3508 yang memaksa masuk wilayah NKRI pada hari Senin lalu.
Selanjutnya KRI Untung Suropati – 872 melaksanakan peran tempur bahaya permukaan karena KD Baung sudah memasuki wilayah NKRI dan melaksanakan komunikasi tetapi KD Baung menutup radio dan tidak mau menjalin komunikasi.
Pada pukul 06.30 WITA, KRI Untung Suropati – 872 melaksanakan intersepsi sampai pada jarak 400 yard, namun komunikasi masih belum terjalin dan KD Baung sama sekali tidak mengindahkan peringatan dari KRI Untung Suropati.
KRI Untung Suropati – 872 terus melaksanakan shadowing sesuai prosedur selama sekitar 1,5 jam. Selama proses shadowing, sambil keluar dari wilayah NKRI, KD Baung melakukan 4 kali manuver zigzag sambil meningkatkan kecepatan yang memprovokasi dan membahayakan. KRI Untung Suropati terus menghalau dan bermanuver untuk mendekati dan mengusir KD Baung sampai akhirnya meninggalkan batas wilayah NKRI.
Pada pukul 07.12 WITA, KD Baung yang sudah keluar meninggalkan wilayah NKRI mengapung pada posisi 04°10’61”U - 117°57’00”T atau 1.200 yard dari garis perbatasan. KRI Untung Suropati mengapung pula di perbatasan. Selanjutnya KRI Pulau Rimau standby di perbatasan Sebatik dengan Tawau. Menyusul dari selatan, KRI Suluh Pari datang bergabung dalam penjagaan perbatsan.
KRI Pulau Rimau kemudian melaporkan bahwa ada helikopter di atas KD Baung. Atas antisipasi terhadap hal ini, KRI Untung Suropati melakukan kontak kepada unsur Patroli Udara TNI AL Pesawat Nomad P – 834 yang berada di Tarakan untuk menghalau apabila heli tersebut masuk ke wilayah NKRI. Selanjutnya P – 834 terbang menuju Ambalat untuk kemudian bergabung guna menghalau unsur–unsur TLDM yang sewaktu-waktu bisa masuk kembali ke wilayah NKRI.
Berulang kalinya pelanggaran wilayah NKRI di Ambalat dan sekitarnya pada beberapa hari terakhir ini merupakan tanda tanya tersendiri, apakah maksud negara tetangga kita ini sebenarnya?
Foto Kejadian:



tolong pak Preseiden SBY
Pak SBY tolong ambil langkah tegas atas beberapa tindakan kapal2 malingsial ini..paling tidak ada pernyataan resmi dari pemerintah, bisa diwakilkan jubir kok mengenai masalah ini. Dah serius lo!!
sampai kapan kita diam?
"apakah maksud negara tetangga kita ini sebenarnya?"
Pertanyaan yang bagus mengenai apa sebenarnya motivasi malaysia melakukan provokasi ini.
Insiden semacam ini sudah berlangsung berulang kali, dan mungkin sudah rutin seminggu sekali.
Apakah MY sengaja memancing supaya terjadi insiden serius (kontak senjata).
Hendaknya pemerintah pusat di Jakarta melakukan tindakan antisipasi dan respons dalam hal ini.
Dan semoga personel2 TNI AL masih mempunyai kesabaran menghadapi provokasi ini.
balas
seringnya kapal perang di raja malaysia memasuki ambalat sudah merupakan ancaman dan hinaan bagi indonesia. kita sudah kehilangan pulau sipadan dan ligitan seharusnya moment tersebut menjadikan kita lebih waspada lagi terhadap daerah perbatasan yang sewaktu waktu bisa di klaim oleh negara tetangga, setiap gangguan yang dilakukan oleh malaysia di wilayah ambalat seharusnya sudah mendapat tindakan tegas dari TNI AL karena pelanggaran yang dilakukan sifatnya berkali kali jangan sampai wibawa Indonesia hancur akibat kita terlalu membiarkan kapal perang malaysia keluar masuk ke wilayah yang menjadi milik kita tersebut. menurut saya kita beri mereka semacam shock terapi agar mereka tau indonesia bukan negara yang mudah untuk di injak injak....
AMBALAT MILIK INDONESIA (TITIK)
Konflik Ambalat beberapa hari ini mencuat lagi. Menyikapi ini, saya mempunyai beberapa pendapat;
a. Saya tidak setuju kalau masalah klaim kepemilikan Ambalat sampai diputuskan Mahkamah Internasional, berkaca pengalaman lepasnya sipadan dan Ligitan.
b. Posisi kita ttg Ambalat ini jelas lebih kuat dari Malaysia (saya yakin kita semua setuju ttg ini), jadi untuk apa terlalu lunak dgn Malaysia, bahkan sampai mengakui dasar hukum mereka juga kuat. Bagaimana jika Malaysia tetap ngotot, apakah kita akan mengalah, saya dan tentu kita semua tidak setuju kalau kita mengalah! Silahkan Malaysia berpegang pada peta Inggris, yg dikeluarkan Tahun 1979, atau peta apa saja, tapi Ambalat milik kita, Indonesia (titik).
c. Ambalat ini bukan sekedar secuil kawasan gugusan karang yg mengandung minyak, dengan luas sekian km2, tapi lebih pada penegakkan Kedaulatan dan Kehormatan Bangsa dan Negara Indonesia; tentu kita semua tidak akan rela kalau Kedaulatan kita diinjak2 oleh negara lain.
d. Sebagai bagian dari warga dunia, tentu kita tidak ingin menonjolkan perang dan kekerasan dalam menyelesaikan masalah, tapi saya pikir perang bukanlah barang haram jika memang harus demikian, demi tegaknya Kedaulatan, Harkat dan Martabat kita sebagai bangsa dan negara. Sekali lagi pertanyaan saya, Bagaimana jika Malaysia tetap ngotot atas klaimnya? Untuk apa terus berunding kalau tetap deadlock dan Malaysia tetap ngotot, dan kapal2 perang/pesawat TLDM/TUDM terus mondar-mandir di perairan/udara kita; menurut saya ini melecehkan kita!
e. Kerahkan dan gelar lebih banyak mesin perang dan tentara dari semua matra di kawasan itu, untuk menunjukkan kepada Malaysia bahwa kita memang sangat sangat serius tentang Ambalat ini, bahkan siap untuk perang.
Terima kasih
Malingsia Mau Uji Nyali
Seperti acara reality show di salah satu stasiun TV, Uji Nyali, pesertanya adalah orang2 yg ingin mencoba seberapa besar nyalinya dengan menerima tantangan untuk bermalam seorang diri ditempat2 yg angker. Boleh saya analogikan bahwa dengan semakin seringnya kapal2 TLDM dan pesud TUDM melakukan pelanggaran wilayah di Ambalat, berarti mereka sedang mencoba seberapa besar nyalinya untuk menghadapi kita. Dengan demikian wilayah Ambalat, yang menjadi bagian dari wilayah NKRI, dapat kita analogikakan sebagai tempat yg angker menurut mereka. Namun seberapa angker Ambalat kitalah yg menentukan. Kitalah penentu bahwa sebenarnya Ambalat itu angker betulan apa hanya kata orang. Pemerintah, para pucuk pimpinan TNI dan semua penentu kebijakan, berikanlah perintah tegas kepada semua unsur TNI maupun masyarakat di daerah perbatasan untuk bertindak tegas. Tunjukkan bahwa kita masih ada disana, Ambalat masih angker, sehingga mereka akan lari terbirit-birit meninggalkan arena uji nyali. Namun jika ternyata sebaliknya, tidak ada ketegasan dari pemerintah dan TNI, dan mereka Malingsia, akan merasa bahwa ternyata Indonesia (Ambalat) tidak angker lagi dan pasti mereka akan berbuat yg lebih dari apa yg mereka perbuat sekarang ini.
Jadi marilah semua pihak kita bikin Ambalat menjadi angker dan buat mereka lari terbirit-birit.
Keutuhan NKRI adalah harga mati...Jaya Indonesiaku.
Ganyang..
Jgn biarkan malaysia merampas kpulauan Indo satu persatu..
"Ganyang MALAYSIA!!!!!"
Replynya reply deh :)
Klo dilihat dari tingkah polah TLDM yg kayaknya gak ada kerjaan lain :D
trus kelakuan2 kucing garong kapal2 perang TLDM yang ngesot sana ngesot sini begitu liat kapal perang TNI AL..
kayaknya mereka lagi pingin nyolek2 gitu...
mungkin memanfaatkan momentum pilpres juli yg akan datang, untuk melakukan suatu hal yg (huhu) menyedihkan bagi kitya seperti ngembat sipadan ma ligitan.. lagi...
oh no....
kali ini mana yg maw diembat???
tegakkan kedaulatan RI!!!
JAYA INDONESIA
Sepertinya Jakarta belum punya sikap
Sepertinya Jakarta belum punya sikap yang tegas akan kejadian ini.
Mengutip pembicaraan di TVone dengan kadispen AL, berulang-ulang beliau menekankan agar kita bersabar.
Siapakah sebenarnya pengambil keputusan itu?
Saya yakin para prajurit sesungguhnya tidak lagi sabar, tetapi karena aba2 komando yang belum memberikan statement yang tegas, mereka terpaksa menahan diri (SALUT).
Kalau kejadian seperti ini terus2an dibiarkan (tidak ada tindakan atau statement tegas dari RI), alamat diinjak2 kedaulatan kita.
tolong donk jelasin ROE
tolong donk jelasin Rules of Engagement di laut, mosok dah masuk sampai 8 mil ga ditembak?
dulu jaman konfrontasi, BK pernah bilang ke pilot2 AU, kalo yakin jatuhnya pesawat Malaysia di Indonesia, TEMBAK saja...
ganyanggg malingsiaaaaa
kita sudah tidak perlu lagi dengan yg namanya dialog mengenai wilayah yg jelas-jelas merupakan bagian dari NKRI , siapapun dia dari negara mana kalau sudah menginjak-injak harga diri bangsa kenapa harus diam pimpinan nasional di negeri ini,,jangan ngaku serumpun saudara tapi selalu merendahkan harkat kita sebagai bangsa ..kami ada di belakangmu para prajurit TNI...GANYANGGG malingsiaaa
BRAVO KRI USP!!!!
saya yakin Mayor Salim akan tetap sabar, jangan terprovokasi bang, karena itu mau mereka.
justru yang harus di"pepet" adalah jakarta, maunya apa ini jelas sdh ada fakta! semoga tandef akan berperan ikut mendukung pemerintah segera mengambil kebijakan.
namun setelah ada perintah, saya yg pertama tepuk tangan itu KD ditembak!
BRAVO KRI USP!
Butuh Kesabaran berhadapan dg PSIKOPAT
Menghadapi negara tetangga yg tidak tahu diri memang membuat kita jadi kesal. Tapi itulah kenyataannya, tetangga kita yg satu ini wataknya memang begitu. Mereka itu bukan pura-pura bodoh tapi memang bodoh. Apalagi pegawai TLDM nya, nyali mereka sebenarnya CIPRIT..... dan PENAKUT... Mereka hanya orang-orang yg terpaksa menjadi tentara laut makanya mereka tidak mengerti HUKUM LAUT INTERNASIONAL.
Selain itu watak buruk lainnya adalah suka NGAKU NGAKU alias SUKA KLAIM...
Lebih parah lagi Orang bangsawannya (Benar bangsawan kah? atau ngaku2 juga, JANGAN2 HANYA KLAIM JUGA) punya kelainan alias PSIKOPAT. Contohnya adalah "PANGERAN BEKANTAN" itu.
sudah saatnya kita tunjukkan
sudah saatnya kita tunjukkan kemampuan kita...
personalia TNI kita nomer 3 di dunia, masa kalah ama malingshit?bukti bahwa kpl TLDM msuk k INDONESIA mgkin krena pendidikan d tldm kurang ttg peta navigasinya.bukti bhwa malingshit tu konyol...
bravo TNI........KESATUAN INDONESIA ADALAH HARGA MATI...bangkit walaupun logistik kita kurang tapi semngt utk perthankan setiap jengkal tanah negeri ini harus ttp membara di hati, bkn hny TNI tpi juga seluruh rakyat Indonesia dmnapun.
GANYANG
GANYANG MALAYSIA....JANCOK...BANGSAT....TNI TEMBAK AJA TUH TENTARA TLDM JANCOK...
GANYANG..GANYANG..GANYANG MALAYSIA....SHIT....KAMI RELA MATI DEMI BANGSA....!!! NKRI HARGA MATI...AMBALAT HARGA MATI...GANYANG MALAYSIA HARGA MATI...TITIK!!
DEPLU KITA MANDUL?
MEMANASNYA KEMBALI AMBALAT OLEH ULAH PROVOKASI KAPAL2 MALAYSIA BUKANNYA MEMBUAT INSTANSI YANG SATU INI BELAJAR MENJADI LEBIH BAIK... EH MALAH MENGELUARKAN STATEMENT YG SANGAT2 KELIRU... WAH BAHAYA, APA BETUL ITU ORANG DEPLU?? KENAPA BISA DITERIMA DI DEPLU? KASIHAN BANGSA INI PUNYA DIPLOMAT2 SEPERTI ITU. PANTAS SAJA SIPADAN DAN LIGITAN DICAPLOK SI JIRAN...
CAPE DEH...
hajar blehhhh!
sikat aja tuh malingsial...
NKRI
Wahai Panglima Tertinggi TNI jika tindakan jiran sudah melewati batas-batas kesabaran rakyat...
SEGERA TIUPKAN SANGKALA YANG SELAMA INI DI JAGA OLEH GARUDA ...
MAKA SELURUH BANGSA DI DUNIA INI AKAN TERTEGUN MELIHAT DAHSYATNYA ....
SATU BANGSA !
SATU BAHASA ! DAN
SATU TUMPAH DARAH !
DENGAN JIWA DAN RAGA PUTRA BANGSA, AKAN KAMI PINDAHKAN GUGUSAN KARANG YANG TERCERAI BERAI UNTUK MELINDUNGI PERAIRAN BUMI PERTIWI ....
DENGAN DARAH DAN KERINGAT PUTRA BANGSA, AKAN KAMI SEJAJARKAN GUNUNG BERAPI YANG TERSERAK MENJADI BENTENG DI DARATAN UNTUK MELINDUNGI JIWA BUMI PERTIWI ....
DAN DENGAN NIAT DAN TEKAD PUTRA BANGSA UNTUK KEDAULATAN NKRI, AKAN KAMI TANCAPKAN POHON JATI YANG TUMBANG UNTUK MENGIBARKAN SANGSAKA MERAH PUTIH DI PENJURU ANGKASA KEDAULATAN INDONESIA .....
KAMI TIDAK MINTA APA YANG BUKAN BAGIAN DARI BUMI PERTIWI, KAMI HANYA MELINDUNGI SETIAP TETES DARAH dan KERINGAT YANG JATUH DI PERBATASAN NUSANTARA .....
KAMI MEMANG NEGARA MISKIN TAPI KAMI TIDAK BODOH ! KAMI PUNYA HARGA DIRI ! DAN KAMI TIDAK AKAN MEMBIARKAN NEGARA MANAPUN MENGAMBIL WILAYAH NKRI WALAUPUN HANYA SEGENGGAM PASIR DI PANTAI TERUJUNG BUMI PERTIWI.
MERDEKA !!!! MERDEKA !!!! MERDEKA !!!!
patriotik. saya suka dengan
patriotik. saya suka dengan komentarnya!
LASKAR BUMI PERTIWI
HAMPIR SELURUH TENTARA BANGSA LAIN KETIKA DI TANYA APA PEKERJAANYA MEREKA BILANG "EKONOM", "GURU", "PELAJAR", DLL.... KOK JADI TENTARA? KARENA WAJIB MILITER ...
TAPI TNI DENGAN SUARA YANG MENGGEMA DARI SELURUH PERSADA KETIKA DI TANYA APA PEKERJAANNYA SERENTAK MEREKA MENJAWAB "KAMI DILAHIRKAN UNTUK MENJAGA IBU PERTIWI, WALAUPUN SAMPAI TETES DARAH TERAKHIR KAMI MERESAP KE DASAR BUMI INI". MENGAPA JADI TNI? "KARENA KAMI DILAHIRKAN DARI RAHIM PUTRI TERBAIK BANGSA INI"
JAYALAH TERUS TNI KU ......
NKRI HARGA MATI
NKRI HARGA MATI...
Malaysia Enyah kau dari ambalat!!!
Ambalat Milik INDONESIA...
Buat TNI khususnya TNI AL jangan segan-segan untuk bertindak tegas,kami slalu mendukungmu...Kita buktikan klo kita negara yang kuat dan berdaulat...
Sudah jelas
Sudah jelas Malaysia mempermainkan kedaulatan negara kita, sudah saat nya TNI bertindak tegas terhadap kapal perang malaysia yang secara terang-terangan masuk ke wilayah perairan NKRI, Kami rakyat Indonesia selalu mendukung TNI...
HIDUP TNI, HIDUP INDONESIA, NKRI HARGA MATI