Oleh: Mayor (Inf) M.Asmi, Kasi-2/Ops Brigif Linud 17/1 Kostrad
Kontingen TNI AD di Lomba Tembak Australian Army Skill at Arms Meeting (AASAM) 2009
Australian Army Skill at Arms Meeting (AASAM) tahun 2009 merupakan lomba tembak yang diselenggarakan oleh Angkatan Darat Australia untuk ke-24 kalinya dengan tujuan untuk mengukur kemampuan petembaknya dalam keterampilan menembak (marksmanship). Untuk kesekian kalinya, Angkatan Darat Australia mengundang 16 negara di kawasan Asia Pasifik dan Eropa serta negara – negara Persemakmuran (Commonwealth) dan pada akhirnya dapat diikuti oleh 11 kontingen internasional, termasuk di dalamnya kontingen TNI-AD dan Angkatan Darat Australia sendiri.
TNI-AD telah ikut serta dalam lomba tembak AASAM selama tiga kali yang terhitung mulai tahun 1995 di Canungra, Queensland, kemudian berturut – turut tahun 2005 di Singleton, New South Wales dan tahun 2008 di Puckapunyal, Victoria. Selama mengikuti kegiatan lomba tembak tersebut, telah diaplikasikan beberapa materi yang menuntut keterampilan menembak militer dan pada tahun 2009 ini panitia AASAM menyajikan materi lomba tembak tempur (combat shooting).
Berdasarkan Surat Perintah Kasad Nomor : Sprin/677/IV/2009 tanggal 15 April 2009 tentang perintah untuk mengikuti lomba tembak Australian Army Skill At Arms Meeting (AASAM) tahun 2009 di Australia maka sejumlah 15 orang Prajurit TNI-AD dari berbagai satuan yang tergabung dalam kontingen berangkat ke Puckapunyal, Victoria Australia.
Kontingen internasional yang diundang untuk berpartisipasi dalam lomba tembak AASAM tahun 2009 sejumlah 16 negara, namun demikian terdapat 10 negara yang hadir dalam kompetisi ini dengan perincian sebagai berikut:
- Australia : 1 kontingen
- Brunei Darussalam : 1 kontingen
- Canada : 2 kontingen
- Indonesia : 1 kontingen
- Malaysia : 1 kontingen
- Selandia Baru : 1 kontingen
- Papua Nugini : 1 kontingen
- Filipina : 1 kontingen
- Singapura : 1 kontingen
- Inggris : 1 kontingen
Total : 11 kontingen
Komposisi masing – masing kontingen terdiri dari 15 orang personel yang terbagi atas 10 orang petembak dan 5 orang official kontingen TNI-AD terdiri dari :
a. Letkol Inf Tandyo Budi R, selaku Komandan Kontingen.
b. Mayor Inf M. Asmi, selaku Captain Team.
c. Kapten Arh Yogi Nugroho, Coach.
d. Kapten Inf Kamil B.P., Coach.
e. Kapten CAJ Y. Nugroho, Perwira Psikologi.
f. Sertu Poltak, petembak senapan dan machine gun.
g. Sertu Safrin Sihombing, petembak senapan dan pistol.
h. Serka Sutarto, petembak senapan dan pistol.
i. Serda Suparjiono, petembak senapan dan pistol.
j. Kopda Woli Hamsan, petembak senapan dan machine gun.
k. Serda Yepri, petembak senapan.
l. Praka Firnando, petembak senapan dan machine gun.
m. Serda Herlansah, petembak senapan dan machine gun.
n. Praka Didi Darmadi, petembak senapan dan pistol.
o. Kopda Mansur, petembak senapan.
Lomba tembak AASAM tahun 2009 diselenggarakan oleh personel Angkatan Darat Australia yang berasal dari Combined Arms Training Centre (CATC), School of Infantry (SOI) dan beberapa satuan lainnya dari tanggal 02 sampai dengan 24 Mei 2009 dengan materi lomba yang dilaksanakan adalah :
a. Senapan (16 Matchs).
b. Pistol (7 Matchs).
c. SO (5 Matchs).
d. Gabungan Senapan & SO (5 Matchs).
e. Overall - Champion (8 Matchs).
Dengan total materi lomba sejumlah 41 Match, maka terdapat 41 medali (masing – masing meliputi medali emas, perak dan perunggu) yang diperebutkan oleh tim internasional dalam lomba tembak AASAM tahun 2009.
Berbagai hambatan dan rintangan dialami oleh kontingen namun dapat diatasi dengan baik sehingga dapat memperoleh hasil yang terbaik. Salah satu faktor yang sangat berpengaruh selama pelaksanaan lomba adalah masalah cuaca di Puckapunyal yang dapat berubah dalam waktu sangat singkat. Udara dingin di wilayah Puckapunyal dan sekitarnya, karena berada pada musim gugur (bulan Mei 2009), telah berpengaruh terhadap kondisi fisik petembak, dengan kisaran temperatur suhu sebagai berikut :
a. Pagi dan malam hari : antara 0 – 10° C
b. Siang dan sore hari : antara 5 – 18° C.
Sedangkan angin cukup kencang berkisar antara 5 – 20 Knot, berpengaruh sangat besar terhadap perkenaan proyektil munisi di lesan. Sehingga dengan demikian dilaksanakan upaya-upaya untuk mengatasi kondisi tersebut dengan :
a. Melaksanakan pemanasan dan senam sebelum kegiatan menembak serta membeli kantong air panas (karet) untuk menghangatkan badan dan jari-jari tangan.
b. Menginformasikan dan mengingatkan petembak untuk menyetel penggunaan teleskop di senjata sesuai dengan perkiraan kecepatan angin di tiap jarak tembak pada pelaksanaan menembak.
c. Menggunakan perlengkapan musim dingin (jaket pembagian), memerintahkan petembak untuk mengenakan pakaian dalam rangkap tiga dan memakai mantel hujan perorangan serta memanfaatkan waktu luang yang ada untuk pemanasan dan latihan pendahuluan (drill teknis) materi yang akan dilombakan.
Hasil yang Dicapai
Lomba Tembak AASAM 2009 di Puckapunyal, Victoria, Australia yang diikuti oleh beberapa satuan Angkatan Bersenjata Australia (untuk materi lomba internal Australian Defense Force) serta kontingen internasional, telah dapat dilaksanakan dan diselesaikan secara aman, tertib, lancar, sportif dan baik. Seluruh peserta lomba telah memahami arti penting sportifitas bertanding guna mempertahankan dan meningkatkan hubungan baik dalam tingkat perorangan, antar kontingen maupun antar negara. Adapun hasil lomba yang dicapai oleh Kontingen TNI-AD sangat membanggakan karena disamping kemampuan yang dimiliki oleh masing-masing petembak serta latihan yang dilaksanakan selama penyiapan kontingen baik pada tahap seleksi maupun pada tahap pembentukan tim juga di dukung oleh kualitas serta kehandalan senjata SS-2 V-4 sejenis senapan serbu yang diproduksi oleh PT PINDAD INDONESIA. Kontingen TNI-AD dapat menunjukkan prestasi terbaiknya dengan mendapatkan 59% medali emas, 41% medali perak dan 39% medali perunggu dari jumlah 41 medali yang diperebutkan, sekaligus mengukuhkan posisinya sebagai Juara Umum.

there is no doubt that all
there is no doubt that all of you have our proud, despite of out of date weapons and technologically behind from the nasty neighbor that made you under estimated. keep up the good work and exercise, keep professional. wish you, TNI, will develop significantly in quality and quantity to deter future threat.
good job for PINDAD too. You guys have succeed made the best rifle. This is a good news, and i am proud of it. i am proud to be Indonesian.
Isn't it reader?
@luthfi.. yup, we're all
@luthfi..
yup, we're all proud to be indonesian..
btw, how about starting to use bahasa Indonesia instead of English?
well.. since we're proud to be indonesian, if you know what i mean...
:P
I know
@ Homo Indonesianus
i know what u mean :P
simply practicing bro.., so that we're not left behind with neighbor. there's no other reason.. bahasa Indonesia still and will always my mother tongue.
anyway, thanks for ur comment!
VIVA TNI!!!
VIVA TNI!!!
Maju Terus TNI
Selama TNI berkembang dengan semangat profesionalisme dan berada dalam koridor hukum dan HAM, kami dukung terus TNI menjaga dan mengamankan kedaulatan RI. Prestasimu dan PT PINDAD turut membanggakan bangsa. Mari kita dukung TNI dan industri strategis Indonesia.
Bravo TNI
TNI kita mmg jago, sdh beberapa kejuaraan menembak disapu bersih sampe 59% emas dibawa pulang berarti cuman 31% diperebutkan oleh kontingen lain yah...
ijin upload
Bung Admin, mohon ijin upload berita ini ke beritahankam.blogspot.
makasih.
Silakan
Dengan senang hati Pak.
selamat dan tetap berlatih
selamat untuk kontingen TNI indonesia. tetap berlatih.
untuk beritanya, ada beberapa hal yang ingin saya ketahui lebih lanjut.
ibarat di formula 1 ada team terbaik, pembalap terbaik, juga ada pabrikan terbaik,
apakah bisa ditampilkan dari berbagai peserta, komposisi jenis senjata dan pabrikannya?
ini penting buat saya untuk komparasi senjata indonesia buatan pindad (bravo!) dengan senjata dari pabrikan lain di dunia.
tetap semangat!
Makin Hebat Aja
Maju terus pantang mundur itulah semangat TNI ku terus buktikan bahwa kita mampu