Recent News

Colibri TNI AU Hadapi Colibri AU Singapura

Sejak digelar dari tanggal 14 Mei 2013 yang lalu, Latihan Bersama (LATMA) TNI AU dengan Republic of Singapore Air Force (RSAF) dengan Sandi Manyar Indopura, terus melaksanakan berbagai formasi latihan yang melibatkan pesawat helikopter Colibri kedua angkatan udara di kawasan AWR Siabu, Lanud Roesmin Nurjadin, Jumat (24/5).

Danlanud Roesmin Nurjadin, Kolonel Pnb Andyawan. M.P, S.IP menyampaikan bahwa latihan Manyar Indopura merupakan latihan Search and Rescue (SAR) yang dilaksanakan oleh kedua angkatan udara yang melibatkan helikopter EC-120 Colibri TNI AU dan EC-120 Colibri RSAF.

Recent Strategy

salim's picture

Peningkatan Kerjasama Pertahanan Indonesia di Kawasan ASEAN dalam Mendukung Diplomasi Pertahanan

Oleh: Mayor Laut (P) Salim, Dewan Pertimbangan TANDEF

"Diplomasi itu seperti bermain kartu, jangan tunjukkan semua kartu kepada orang lain. Dan jatuhkan kartu itu satu per satu."

Stabilitas kawasan merupakan kepentingan bersama bagi negara-negara di kawasan Asia Pasifik, termasuk Asia Tenggara. Terjaganya stabilitas kawasan akan memberikan keuntungan bagi semua negara kawasan, baik dari aspek politik, ekonomi maupun keamanan. Oleh karena itu, negara-negara di kawasan senantiasa berupaya menjaga stabilitas keamanan yang telah dinikmati pasca Perang Dingin.

Recent Analysis

kazmi's picture

Korut-Korsel: Pemicu Perang Dunia III? (2)

Oleh: Khairil Azmi, B.Eng., M.IScT., Eks Direktur Eksekutif TANDEF 2008-2013

Sebelumnya baca: Korut-Korsel: Pemicu Perang Dunia III? (1)

Perang Korea Jilid Dua & Kemungkinan Perang Dunia

Dengan telaahan yang lebih mendalam terhadap beberapa prakondisi dan insiden akhir-akhir ini, maka dapat ditarik kesimpulan sementara secara empiris sebagai berikut:

1. Perlu dicermati lebih jauh apakah tingkah polah Korea Utara yang semakin berani akhir-akhir ini merupakan ekspresi kesiapan mereka terhadap segala kemungkinan perang (dengan kata lain, benar-benar siap berperang), ataukah sekedar upaya deterrence/penangkalan untuk menyurutkan niat segenap kandidat lawan agar tidak berani melakukan preemptive strike terhadap Korea Utara (atau dengan kata lain, tidak siap perang, tapi sesuai teori Sun Tzu, justru di saat seperti itulah wajib menunjukkan kekuatan kita secara eksesif sebagai upaya deception/pengelabuan). Jawaban terhadap ini bisa ditelaah sebagai berikut:

Qui desiderat pacem, bellum praeparat; nemo provocare ne offendere audet quem intelliget superiorem esse pugnaturem. (Siapapun yang menginginkan damai bersiaplah perang; tidak akan ada yang mau mengancam atau mengganggu siapapun yang lebih kuat.)

wnugroho's picture

Penugasan Pasukan Garuda Bhayangkara di Darfur Sudan

Oleh: Iptu Wahyu Nugroho, Kontingen Garuda Bhayangkara I Darfur - Sudan, Kontributor TANDEF

Pemerintah Indonesia khususnya dalam hal ini Polri, tahun 2008 ini telah mengirimkan satu kontingen Satuan Tugas Formed Police Unit (FPU) ke Sudan sebagai bagian dari peacekeeping force dibawah bendera PBB. Satuan tugas ini tergabung dalam UNAMID (United Nations African Union Hybrid Mission In Darfur) seperti yang tertera dalam Resolusi Dewan Keamanan PBB No. 1769.

Dua Pesawat Sukhoi Tambahan Telah Tiba di Makassar

MAKASSAR--MI: Dua pesawat jet tempur Sukhoi TNI Angkatan Udara tiba di Pangkalan Udara (Lanud) Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan.

kazmi's picture

Menggugat Penguasaan Eksklusif Wilayah Udara Indonesia oleh Singapura di MTA-1 dan MTA-2

Oleh: Khairil Azmi, B.Eng., M.IScT., Direktur Eksekutif TANDEF

Mari kita buat analogi. Misalkan saja anda memiliki sebuah rumah. Rumah anda itu memiliki pekarangan yang luas. Lalu tetangga seberang rumah anda melarang anda melewati sebagian dari pekarangan anda sendiri dengan alasan bahwa sebagian pekarangan anda itu merupakan tempat anaknya bermain. Setiap anda mencoba melewati bagian pekarangan anda sendiri itu, tetangga anda mencegah anda dan menyuruh anda berputar melalui bagian pekarangan anda yang lain. Terhadap tetangga semacam ini, bagaimana sikap anda?

TNI AD Juara Umum Lomba Tembak ASEAN AARM Ke-18 di Filipina

Selamat kepada TNI AD atas prestasinya yang luar biasa membanggakan memenangi Lomba Tembak AARM (ASEAN Armies Rifle Meet) yang ke-18 di Filipina, 4-10 Desember 2008. Di tengah segala keterbatasan, TNI AD telah membuktikan kehandalan dan ketangguhannya sebagai prajurit yang profesional & memiliki skill ketentaraan yang unggul dibanding tentara-tentara negara sekitar.

n_tumpal's picture

A Defence Essay on Changes to Tactical Truck Designs in Order to Reduce Logistic Footprint

Oleh: Kapten (Cpl) Tumpal R. Napitupulu, Kagud Alpal Pal Kopassus, Kadiv Hubungan Pemerintah TANDEF

INTRODUCTION

1.         Indonesia is a vast archipelagic country. It has 17,504 islands with more than 8,000 kilometre square territory.1 Therefore, Indonesia offers great challenges to army logisticians to conduct logistics support. In addition, there are also challenges from Indonesia’s geographical characteristics which require special planning and resources in delivering logistics supply. Mountainous area, wide and deep rivers, beaches, and valleys are some of the examples Indonesia natural challenges.

ptriwidodo's picture

Pendidikan Bela Negara Solusi Jitu Lahirkan Generasi Cinta Tanah Air Berwawasan Kejuangan

Oleh: Puji Triwidodo, ST., Akademisi & Praktisi Pendidikan, Kontributor TANDEF

Sudah pernah melihat raut wajah murid-murid sekolah ketika pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan? Atau mungkin diri kita yang dulu belajar Pendidikan Moral Pancasila? Kalau gurunya bukan seorang yang cantik jelita atau pandai melawak (itupun lawakannya di luar materi pelajaran), saya berani bertaruh para siswa akan terlihat bosan dan sebentar-sebentar melihat jam dinding menanti pertolongan bel tanda kelas usai.

12 Pulau Terluar Rentan Diambil Negara Asing

Pulau Nipah

JAKARTA--MI: Sedikitnya 12 pulau terluar milik Indonesia sangat rentan diambilalih oleh negara asing di perbatasan. Bila tidak segara diantisipasi, tidak mustahil, status kepemilikan pulau tersebut bakal lepas dari tangan Indonesia.

sundoro_agung's picture

Pengadaan Alutsista Berorientasi pada Kuantitas atau Masa Pakai

Oleh: Kapten (Cpn) Sundoro Agung Nugroho, Perwira PENERBAD, Anggota Dewan Pertimbangan TANDEF

Sebuah Negara akan menjadi lebih berwibawa apabila mempunyai kekuatan militer yang kuat dengan perlengkapan alutsista yang modern. Demikian juga dengan Negara kita Indonesia. Saat ini sudah mulai mengembangkan kekuatan militer maupun alat utama sistem senjata guna mempertahankan kedaulatan dan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pengadaan alutsista dilaksanakan secara bertahap sesuai dengan renbangkuat TNI.

jkginting's picture

Synthetic Aperture Radar (SAR) in the Australian Maritime Surveillance System

Mayor (Tek) Jon K.Ginting, Perwira TNI AU sedang tugas belajar di University of New South Wales at the Australian Defence Force Academy, Anggota Dewan Penasehat Harian TANDEF

Abstract
The geographical constellation of Australia gives a good value that there is no land boundary to concern. However, there are risks in having a long coastline and maritime zones. Therefore, maritime security aspect has paid an attention from the Government for years. The most concerns are directed to Australian northern approaches, as the biggest possibility of adversary will come from that particular area. This is the primary reason driving Australia to maintain a wide scope of elements within maritime surveillance system. Amongst some assets of Australian maritime surveillance system, Spaceborne Synthetic Aperture Radar (SAR) has been used for around 17 years.

kazmi's picture

Mengenang Jenderal Besar A.H. Nasution

Oleh: Khairil Azmi, B.Eng., M.IScT., Direktur Eksekutif TANDEF


Adalah merupakan suatu kebanggaan bagi bangsa Indonesia, bahwa bangsa ini pernah dikaruniai seorang putra bangsa sekaliber almarhum Pak Nas, seorang Jenderal yang sangat lurus dan bersahaja. Kebetulan sekali, besok, 3 Desember adalah ulang tahun beliau. Di sela-sela kesibukan kita, dimana kita semakin tidak hirau akan perjuangan pendahulu-pendahulu kita, ada baiknya apabila momen ini kita manfaatkan untuk dapat sedikit mengenali lebih dekat sosok beliau, menyimak nasehat-nasehat beliau sebagai salah seorang sepuh bangsa yang telah banyak berkorban bagi bangsa & negara. Tidak dapat dipungkiri pula bahwa beliau merupakan salah satu peletak dasar-dasar pembentukan TNI, khususnya TNI AD. Beliau juga merupakan sosok pemikir sejati, dimana buku beliau yang fenomenal, yakni “Pokok-Pokok Perang Gerilya” (Fundamentals of Guerilla Warfare) telah diterjemahkan ke berbagai bahasa, dan menjadi bacaan wajib di banyak akademi militer di berbagai belahan dunia.

Syndicate content