Recent News

KRI dan Kapal Perang AS Bermanuver di Samudera Hindia

Dua kapal perang yakni KRI Sultan Iskandar Muda-367 dan kapal perang Angkatan Laut Amerika Serikat USS Charles Momsen DDG-92 saat bermanuver di Samudera Hindia. (Foto:Dispenal)

Latihan bersama antara TNI Angkatan Laut dan Angkatan Laut Amerika Serikat dengan nama sandi CARAT/2013 saat ini memasuki tahap Sea Phase di Samudera Hindia, Minggu-Selasa, 26-28 Mei 2013. TNI AL mengerahkan KRI Oswald Siahaan-354 dan KRI Sultan Iskandar Muda-367, Sedangkan U.S. Navy mengerahkan USS Tortuga LSD-46, USNS Safeguard T-ARS 50, dan USS Charles Momsen DDG-92.

Recent Strategy

salim's picture

Peningkatan Kerjasama Pertahanan Indonesia di Kawasan ASEAN dalam Mendukung Diplomasi Pertahanan

Oleh: Mayor Laut (P) Salim, Dewan Pertimbangan TANDEF

"Diplomasi itu seperti bermain kartu, jangan tunjukkan semua kartu kepada orang lain. Dan jatuhkan kartu itu satu per satu."

Stabilitas kawasan merupakan kepentingan bersama bagi negara-negara di kawasan Asia Pasifik, termasuk Asia Tenggara. Terjaganya stabilitas kawasan akan memberikan keuntungan bagi semua negara kawasan, baik dari aspek politik, ekonomi maupun keamanan. Oleh karena itu, negara-negara di kawasan senantiasa berupaya menjaga stabilitas keamanan yang telah dinikmati pasca Perang Dingin.

Recent Analysis

kazmi's picture

Korut-Korsel: Pemicu Perang Dunia III? (2)

Oleh: Khairil Azmi, B.Eng., M.IScT., Eks Direktur Eksekutif TANDEF 2008-2013

Sebelumnya baca: Korut-Korsel: Pemicu Perang Dunia III? (1)

Perang Korea Jilid Dua & Kemungkinan Perang Dunia

Dengan telaahan yang lebih mendalam terhadap beberapa prakondisi dan insiden akhir-akhir ini, maka dapat ditarik kesimpulan sementara secara empiris sebagai berikut:

1. Perlu dicermati lebih jauh apakah tingkah polah Korea Utara yang semakin berani akhir-akhir ini merupakan ekspresi kesiapan mereka terhadap segala kemungkinan perang (dengan kata lain, benar-benar siap berperang), ataukah sekedar upaya deterrence/penangkalan untuk menyurutkan niat segenap kandidat lawan agar tidak berani melakukan preemptive strike terhadap Korea Utara (atau dengan kata lain, tidak siap perang, tapi sesuai teori Sun Tzu, justru di saat seperti itulah wajib menunjukkan kekuatan kita secara eksesif sebagai upaya deception/pengelabuan). Jawaban terhadap ini bisa ditelaah sebagai berikut:

Qui desiderat pacem, bellum praeparat; nemo provocare ne offendere audet quem intelliget superiorem esse pugnaturem. (Siapapun yang menginginkan damai bersiaplah perang; tidak akan ada yang mau mengancam atau mengganggu siapapun yang lebih kuat.)

Pembelian Tank Leopard Langsung dari Jerman


Ilustrasi

Jakarta DMC. Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Senin (2/7), di Kantor Kemhan Jakarta, mengadakan jumpa pers dengan media massa, pada pertemuan tersebut wamen mengatakan bahwa pembelian MBT Leopard diputuskan untuk membeli dari Jerman dan proses pembelian dari Belanda dihentikan karena tidak ada kepastian dari Pemerintah Belanda.

90 Personel Kopassus Tiba di Cina

Sekitar 90 personel Komando Pasukan Khusus TNI Angkatan Darat (Kopassus) telah tiba di Jinan, Ibukota Provinsi Shandong, Republik Rakyat Cina, untuk melakukan latihan bersama dengan pasukan khusus Cina. Ke-90 personel korps baret merah itu tiba di Jinan International Aiport dengan menggunakan pesawat Hercules C-130 dari Skadron Udara 32 TNI Angkatan Udara.

Atase Pertahanan Kedubes RI di Cina Kolonel (Lek) Surya Margono kepada ANTARA, di Jinan, Senin mengatakan latihan bersama Kopassus dengan Komando Pasukan Khusus Cina akan dibuka resmi pada Selasa (3/7).

Australia Resmi Hibahkan 4 C-130H Hercules Kepada Indonesia

Salah satu C-130H Hercules AU Australia (RAAF).

Pemerintah Indonesia dan Australia secara resmi menandatangani nota kesepahaman atau MoU hibah empat pesawat Hercules tipe C-130H dari Australia.

Penandatanganan hibah pesawat tersebut dilakukan di RAAF Darwin, Australia, Senin, di depan pesawat Hercules yang akan dihibahkan.

Penandatanganan dilaksanakan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Marsekal Madya TNI Eris Haryanto dan Panglima Angkatan Bersenjata Australia David Hurley. Acara ini juga disaksikan oleh Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro dan juga mitranya Menteri Pertahanan Australia Stephen Smith.

Deidy Aprias Sahri's picture

Peran Latihan Garuda Shield Dalam Mendukung Kemampuan Perwira TNI Dalam Melaksanakan Operasi Perdamaian di Bawah Naungan PBB

Oleh: Letkol Inf Deidy Aprias Sahri, SH. (Waasops Dam Jaya)

“..There are no secrets to success. It is the result of preparation, hard work and learning from failure.”
( Gen. Colin Powell )

Garuda Shield adalah salah satu latihan bersama antara TNI Angkatan Darat dengan Angkatan Darat Amerika Serikat yang berada pada US PACOM, latihan ini merupakan suatu upaya untuk meningkatkan kerja sama, mempererat hubungan bilateral serta menumbuhkan saling pengertian di antara Angkatan Darat kedua negara khususnya dalam pelaksanaan penyamaan persepsi dalam proses pengambilan keputusan yang berada dalam suatu komando pengendalian tingkat brigade ke bawah dengan menggunakan prosedur pengambilan keputusan yang disamakan standarnya oleh PBB dengan menggunakan MDMP yang juga banyak digunakan oleh militer negara-negara di dunia.

650 Prajurit TNI Dikirim ke Papua

Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Nugroho Widyotomo ketika memberikan pengarahan kepada Yonif 144/Jaya Yudha di Makoyonif 144/Jaya Yudha Curup, Bengkulu, Selasa (10/4) dalam rangka pratugas Yonif 144 ke Papua.

Sebanyak 650 prajurit Tentara Nasional Indonesia dari Yonif 144 Jaya Yudha dikirim ke Papua untuk melaksanakan operasi teritorial, Kamis (21/6).

Sebelum diberangkatkan ke Papua, Wakil Asiten Operasi (Waasops) Panglima TNI Laksamana Pertama TNI Widodo meninjau gelar kesiapan akhir di Mayonif 144 Jaya Yudha Curup, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu.

Latihan Elang Gesit 2012 Berlangsung Sukses

Setelah selama tiga hari penuh (19-21/6), bergelut dengan gladi Posko dan manuver lapangan, secara resmi Komandan Lanud Iswahjudi Marsekal Pertama TNI M. Syaugi, S.Sos., menutup Latihan dengan sandi ”Elang Gesit 2012”, dalam suatu upacara militer di Lapangan Dirgantara, Kamis (21/6).

Latihan yang melibatkan semua satuan jajaran Lanud Iswahjudi, terutama pesawat-pesawat tempur untuk melaksanakan operasi taktis dan strategis serta penyergapan, sebagaimana bila terjadi operasi pertempuran sesungguhnya. Demikian pula dengan unsur Pasukan Khas yang berperan sebagai pengandali pertempuran dan pangkalan (Dalpur dan Dallan).

KRI Nanggala Sukses Tembakkan Torpedo SUT

KRI Nanggala-402 berhasil meluncurkan Torpedo SUT Kepala Latihan (berhulu ledak latih), dalam uji coba penembakan di sekitar perairan Pulau Bawean, Kamis (14/06/2012). Penembakan Torpedo oleh KRI Nanggala dilaksanakan pada dini hari sekitar pukul 04.00 Waktu Indonesia Barat (WIB), pada posisi 06 03 335 S – 112 38 18 T sebelah Selatan Pulau Bawean, dengan jarak kurang lebih 3 mil laut menuju sasaran.

RRC Siap Bantu Radar Pengawasan Laut Indonesia

Jenderal Jing Zhiyuan saat diterima oleh Danjen Kopassus Mayjen TNI Wisnu Bawa Tenaya dalam kunjungannya ke Makopassus, Cijantung - Jaktim, Senin (18/6).

Pemerintah RRC menawarkan pemberian bantuan radar kepada Indonesia untuk pengawasan dan pengamanan Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI).

"Kami belum bicarakan apakah bantuan radar ini bentuknya hibah atau seperti apa. Masalah ini baru akan dibicarakan," kata Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan (Kemhan) Marsekal Madya Eris Herryanto usai mendampingi Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro saat menerima kunjungan Anggota Komisi Militer Pusat dan Panglima Korps Artileri II (Strategic Missile Corps) CPLA Jenderal Jing Zhiyuan di Kantor Kemhan, Jakarta, Senin.

815 Taruna Akademi TNI dan Akpol Terpukau Lihat Demo Satkopaska Koarmatim

Sebanyak 815 Taruna Akademi TNI dan Akpol terpukau pada saat menyaksikan demonstrasi pembebasan sandera yang dilakukan oleh pasukan khusus TNI AL Satuan Komando Pasukan Katak (Satkopaska) Koarmatim yang digelar di Dermaga Koarmatim Ujung Surabaya, Selasa (20/6).

Kasal: Pembangunan Kekuatan Penerbangan TNI AL Terus Diupayakan

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Soeparno menegaskan, dihadapkan kepada perkembangan lingkungan strategis yang sangat dinamis dan sulit diprediksi, maka tantangan tugas Penerbangan TNI Angkatan Laut ke depan akan semakin kompleks. Menyikapi kondisi tersebut, pembangunan kekuatan Penerbangan TNI Angkatan Laut terus diupayakan untuk meningkatkan kekuatan dan kemampuannya dengan tetap mengacu kepada kebijakan dasar pembangunan TNI Angkatan Laut menuju kekuatan pokok minimum (Minimum Essential Force/MEF) yang sudah ditetapkan.

Syndicate content