Pemanfaatan Jejaring Sosial Sebagai Sarana Komunikasi Sosial (Komsos) TNI AD

Serdadu17's picture

Oleh: Mayor Chb Mohamad Nazar, Kasirenlat Subditbindiklat Dithubad

Umum

Social Network merupakan suatu jejaring sosial yang berada di internet saat ini yang mempunyai cakupan dari sistem software yang memungkinkan pengguna dapat berinteraksi dan berbagi data dengan pengguna yang lain dalam skala yang besar baik dalam negeri maupun luar negeri, yang dalam kamus dunia maya tidak ada batasan wilayah Negara lagi. Social Network dijalankan oleh sebuah Social Software yang mempunyai karakteristik memiliki Open APIs, desain arsitektur yang berbasiskan service oriented (SOA), dan kemampuan untuk upload data maupun media.

Facebook merupakan salah satu social software (software sosial) yang banyak dinikmati oleh berbagai kalangan, baik kalangan muda maupun kalangan tua saat ini. Penggunaan Facebook saat ini sangat berkembang pesat mengikuti gaya atau mode teknologi yang terus berkembang pesat. Pada mulanya komunikasi melalui internet hanya dapat dinikmati melalui chatting room dan sejenisnya, kemudian social network berkembang melalui tampilan yang lebih interaktif dan menggoda (contoh, Friendster) dan saat ini lebih disempurnakan lagi di dalam salah satu media komunikasi yang tampilannya lebih komplek seperti Facebook. Sebenarnya banyak media komunikasi yang memberikan banyak fasilitas dalam berkomunikasi, tetapi yang akan penulis jadikan contoh adalah jaring sosial Facebook.

Perkembangan teknologi jejaring sosial yang semakin pesat ini menuntut penyediaan fasilitas yang lebih dari Facebook. Penggunaan Facebook sebagai jaring sosial memiliki berbagai dampak negatif maupun positif tergantung kepada pemanfaatannya oleh masyarakat. Banyak manfaat yang diperoleh dari Facebook bila penggunaannya memang baik, jika untuk kepentingan yang buruk dan sempit cenderung berbahaya dan bisa mengarah kepada hal-hal yang sifatnya negatif. Berbagai manfaat dapat diambil dari penggunaan Facebook di antaranya yaitu penyediaan dan pertukaran informasi, agenda, pencarian teman, iklan produk dan lain-lain. Secara nyata penggunaan Facebook sebagai fasilitas pertukaran informasi atau data lebih dominan. Ada yang memanfaatkan Facebook untuk memperluas pergaulan, ada yang memakai untuk berbisnis, ada juga yang menggunakannya untuk berkampanye. Sesuai fungsinya sebagai situs jaring sosial, tujuan utama penggunaan Facebook tentu saja untuk membangun suatu relasi. Fitur yang ada pada Facebook sangat memudahkan untuk mencari teman-teman. Banyak pengguna Facebook tidak ragu-ragu untuk menuliskan profil diri lengkap dengan nomor telepon bahkan alamat rumah sendiri. Mereka menggunakannya untuk menunjukkan identitas sebagai penawaran atas dirinya. Selain pemanfaatan Facebook dari segi positif banyak di antaranya dimanfaatkan untuk hal-hal yang bersifat negatif. Pengguna yang memanfaatkannya dari segi negatif dapat merugikan berbagai pihak karena adanya kebocoran dan penyalahgunaan informasi. Penyalahgunaan informasi ini biasanya untuk kepentingan dirinya sendiri, bahkan ada juga untuk tindakan kriminal.

Kekuatan Jaring Sosial

Jaring Sosial Internet merupakan salah satu media komunikasi yang juga dapat dijadikan sebagai media komunikasi sosial bagi masyarakat. Komunikasi sosial merupakan suatu kegiatan komunikasi yang lebih diarahkan kepada pencapaian suatu integrasi sosial. Melalui komunikasi sosial terjadilah aktualisasi dari masalah-masalah yang dibahas. Selain itu kesadaran dan pengetahuan tentang materi yang dibahas makin meluas dan bertambah. Komunikasi sosial adalah sekaligus suatu proses sosialisasi. Melalui komunikasi sosial dicapailah suatu stabilitas sosial, tertib sosial, penerusan nilai-nilai lama dan baru yang diagungkan oleh masyarakat. Melalui komunikasi sosial, kesadaran bermasyarakat dipupuk, dibina dan diperluas. Melalui komunikasi sosial, masalah-masalah sosial dipecahkan melalui konsensus. Beberapa jalan yang dapat ditempuh melalui komunikasi sosial dalam meningkatkan integrasi bangsa:

1. Pendekatan identifikasi bangsa melalui bahasa.

2. Identifikasi sosial melalui proses belajar.

3. Identifikasi sosial melalui legitimasi.

Unsur budaya merupakan dasar kehidupan sehari-hari dan dasar dari titik tolaknya komunikasi. Dengan demikian kebudayaan adalah suatu kebutuhan psikologi manusia dalam mengekspresikan diri. Dengan meningkatnya teknologi komunikasi, unsur kedaulatan atas wilayah makin menjadi kabur. Selain itu, yang menjadi masalah komunikasi internasional adalah perpindahan teknologi yang tidak selalu diterima. Untuk itu, penggunaan Facebook sangat terkait sekali dalam komunikasi sosial, dimana dalam hal ini Facebook digunakan sebagai media interaksi dalam berkomunikasi.

Jejaring Sosial di Kalangan Anggota TNI

Selain di kalangan masyarakat umum (sipil), Facebook ternyata juga digunakan oleh sebagian besar kalangan militer. Tidak sedikit Negara yang memanfaatkan fasilitas seperti Facebook sebagai media informasi dunia militer. Mereka menganggap hal ini sebagai propaganda yang cukup berhasil, selain itu juga digunakan sebagai media untuk menarik minat anak-anak muda terhadap dunia kemiliteran. Tetapi ada juga beberapa Negara yang membuat larangan berkomunikasi melalui media ini, mereka menganggap apabila hal tersebut dilakukan akan membawa dampak yang membahayakan bagi pertahanan Negara seperti terjadinya kebocoran informasi mengenai rahasia militer suatu Negara. Penggunaan dan pemanfaatan informasi yang salah memang akan berakibat fatal, oleh sebab itu dalam penggunaannya harus mendapat perhatian khusus agar hal tersebut dapat dikendalikan secara aman. Facebook di Indonesia bukanlah hal yang baru untuk dinikmati oleh berbagai kalangan. Di Negara kita (Indonesia) pemanfaatan Facebook sudah mulai terasa di lingkungan militer maupun keluarganya. Tidak sedikit prajurit yang menggunakan Facebook sebagai media untuk mencari teman ataupun memberikan informasi mengenai dunia kemiliteran yang sedang dijalaninya. Secara umum para prajurit di Indonesia memanfaatkan Facebook sebagai media pertemanan walaupun sebenarnya bisa juga dimanfaatkan sebagai media untuk memberikan doktrin-doktrin yang erat kaitannya dengan kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Penggunaan Facebook sebagai fasilitas pertukaran informasi banyak membawa dampak, baik yang bersifat positif ataupun negatif. Dampak negatif yang ada harus segera diminimalisir mengingat tujuan dari komunikasi sosial adalah untuk kemanunggalan dengan rakyat. Dengan mengurangi dampak negatif, diharapkan tumbuh peran positif yang lebih besar. Diharapkan dengan adanya penyediaan fasilitas informasi, dapat ditanamkan rasa cinta tanah air. Selain itu diharapkan semakin menguatnya kepercayaan rakyat terhadap TNI dalam hal pertahanan Negara. Dengan demikian akan terasa lebih mudah tercipta suatu kemanunggalan TNI dengan rakyat yang dimulai dari kemanunggalan maya tetapi nyata, sehingga terjalin persatuan dan kesatuan yang kokoh di Negara kita ini.

Hubungan Komsos TNI dan Jejaring Sosial

Teritorial merupakan Fungsi Utama TNI AD, dimana di dalam pembinaan Teritorial, Komunikasi Sosial (Komsos) mempunyai peran dan kedudukan yang sangat penting. Komunikasi Sosial mempunyai 2 ( dua ) pengertian: yang pertama, Komsos sebagai metoda adalah suatu cara yang diselenggarakan oleh satuan jajaran TNI AD yang berhubungan dengan perencanaan dan kegiatan untuk memelihara serta meningkatkan keeratan hubungan dengan segenap komponen bangsa guna terwujudnya saling pengertian dan kebersamaan yang memungkinkan timbulnya keinginan masyarakat untuk berpartisipasi pada kepentingan bidang pertahanan. Pengertian yang kedua, Komsos sebagai kemampuan, adalah kemampuan prajurit TNI AD dalam berkomunikasi dengan komponen masyarakat dan aparat pemerintah terkait lainnya guna terwujudnya saling pengertian dan kebersamaan yang memungkinkan timbulnya keinginan masyarakat untuk berpartisipasi pada kepentingan bidang pertahanan.1

Tujuan dalam menyelenggarakan Komunikasi Sosial adalah membantu lembaga fungsional dalam membina kesadaran masyarakat dalam bela negara, memberikan masukan kepada instansi fungsional dalam rangka penyiapan dan penyusunan kekuatan pertahanan wilayah, dan menumbuhkan keterpaduan dalam menyusun rencana dan struktur pertahanan nasional di daerah. Melihat begitu pentingnya tujuan Komsos bagi TNI AD serta tersedianya media jejaring sosial yang sudah tergelar luas di semua lapisan masyarakat, maka sudah tepatlah TNI memanfaatkan sarana ini sebagai salah satu media komunikasinya yang akan menjembatani Pembinaan Teritoral dengan sasaran keluar Komsos TNI AD yaitu masyarakat.

Sebagai jejaring sosial raksasa, Facebook sudah memenuhi kriteria untuk men-transform peranan Komsos TNI AD sesuai Buku Petunjuk Teknik (Bujuknik) Komsos yang dikeluarkan oleh Pusat Teritorial TNI AD dimana peranan Komsos adalah sebagai berikut:

a. Media Sosialisasi.

Bahwa Komunikasi Sosial dapat digunakan sebagai media untuk mensosialisasikan sikap dan kebijaksanaan TNI AD yang berkaitan dengan komponen kekuatan bangsa lainnya.

b. Media Penyamaan Visi, Misi dan Interpretasi.

Bahwa Komunikasi Sosial TNI AD dapat digunakan sebagai sarana untuk menyamakan visi, misi dan interpretasi antar berbagai komponen kekuatan bangsa terhadap tugas-tugas yang dihadapi.

c. Media Koordinasi, Integrasi, Sinkronisasi dan Simplikasi ( KISS ).

Bahwa Komunikasi Sosial TNI AD dapat digunakan sebagai sarana KISS antar kewilayahan maupun unsur masyarakat dalam pelaksanaan Pembinaan Teritorial (Binter).

d. Meningkatkan Kemanunggalan TNI-Rakyat.

Bahwa melalui Komunikasi Sosial dapat digunakan sebagai sarana untuk meningkatkan kemanunggalan TNI-Rakyat.2

Optimalisasi Jejaring Sosial Sebagai Alat Komsos

Beberapa langkah yang bisa ditempuh oleh TNI AD untuk meningkatkan dan mengoptimalkan peran Komsosnya di dunia maya melalui jejaring sosial adalah sebagai berikut:

1. Membentuk Prajurit Cyber yang ditugaskan secara khusus untuk merencanakan, menyiapkan serta melaksanakan Komsos TNI AD sebagai perangkat Komsos. Hal ini akan meningkatkan kemampuan subyek Komsos menjadi luar biasa besar dan tersebar. Salah satu contoh, US Army telah berperan aktif di Facebook dengan membentuk sebuah Grup tersendiri yang menjadi corong “Komsos” ala mereka.

2. Mengoptimalkan kemampuan satuan-satuan komando kewilayahan TNI untuk berinteraksi melalui jaring sosial. Hal ini dapat memperluas tugas dan tanggung jawab serta dapat mereduksi anggaran satuan untuk melaksanakan Komsos pada peran Binternya. Komsos jejaring sosial ini lebih efektif daripada bentuk-bentuk Komsos yang telah ada seperti diskusi / diskusi panel, dialog interaktif, seminar, ceramah, pidato, dan penyampaian pesan melalui media massa yang relatif lebih lama dalam penyiapannya.3

3. Melibatkan keluarga besar TNI sebagai subyek dan obyek sekaligus, dimana Komsos dapat dikembangkan dan disebarkan secara otomatis dengan kemampuan penyebaran yang sangat cepat dan tepat sasaran. Sebagai contoh, satu orang Prajurit apabila mempunyai friends 1.000 orang, maka apabila Prajurit tersebut memposting materi Komsos maka dalam satu detik materi komsos akan tersebar seketika, apalagi terdapat 10.000 prajurit, bisa dibayangkan, dalam satu detik saja sudah tersebar kepada 10 juta obyek Komsos secara otomatis.

4. Komsos jejaring sosial juga dapat dijadikan sebagai counter attack terhadap pencitraan jelek TNI dimana segmen ini menjadi media yang bisa juga dimanfaatkan oleh Dinas Penerangan TNI AD sebagai media penerangan terhadap masyarakat.

Kesimpulan

Sebagai Institusi Pertahanan, tentunya TNI dapat mengambil banyak manfaat dari penggunaan fasilitas jejaring sosial internet, dimana yang saya contohkan disini adalah Facebook. Peran TNI dalam rangka komunikasi sosial dapat terwadahi setidaknya mempunyai area baru yang sangat beda dan efeknya yang lebih mengena dibandingkan alat Komsos lainnya. Penggunaan jejaring sosial / Facebook di tingkat institusi TNI perlu dioptimalkan mengingat manfaatnya yang besar dan manfaat yang lain sebagi wahana untuk ikut peran aktif mengikuti perkembangan teknologi informasi saat ini. Buah dari sinergi keduanya adalah dicapainya akselerasi yang tinggi di dalam meningkatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Demikian sekilas tentang pemanfaatan Facebook dalam bidang komunikasi sosial yang dapat membina kemanunggalan TNI dangan rakyat sehingga terjalin suatu persatuan dan kesatuan yang kokoh di Negara Republik Indonesia saat ini. Semoga pemanfaatan fasilitas Facebook dapat terus ditingkatkan mengikuti perkembangan teknologi yang terus bergerak maju dan berkembang dengan pesatnya.

---

Daftar Pustaka:

1 Bujuknik Komsos TNI AD, Pusterad
2 Idem
3 Idem

moharifwidarto's picture

Apakah TNI Memiliki Facebook Profile atau Fan Page?

Apakah TNI memiliki facebook profil atau fan page? Mungkin tiap matranya? Saya ada contoh US Navy Seals yang memiliki fan page di http://www.facebook.com/pages/USNavySEALscom/91321459063

Moh Arif Widarto
http://moharifwidarto.com

TNC's picture

regulasi

Sangat menarik menganalisa sebuah fenomena yang sedang terjadi di masyrakat di jejaring sosial. Apa yang yang dikemukakan penulis dalam tulisan lebih mengarah ke advantages dan minim terhadap bahasan disanvantage. Beberapa kasus di negara maju,US, Australia yang bisa dijadikan contoh kasus pd saat salah satu prajurit mereka memposting foto dirinya di dalam Armoured Vehicle yang tanpa sadar dibelkangnya ada lembran informasi radio callsign dan freg bisa dijadikan sebuah acuan untuk membuat regulasi yang jelas ttg pemanfaatan jejaring sosial bagi setiap anggota TNI. DO or DON,T konsep harus jelas terinci dalam sebuah aturan yang disosialisasikan secara menyeluruh.....

ABRI anak kandung Rakyat

ABRI adalah anak kandung rakyat, ya bener jangan jauh2 dari rakyat dan harus terus menjalin komunikasi, salah satunya lewat media sosial facebook. ^_^