Oleh: Kapten Pnb Dedy P. Brahmana, Kasi Binpotdirga Disops Lanud Medan.
Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, aspek pertahanan merupakan faktor yang sangat penting untuk menjamin kelangsungan hidup negara. Pertahanan negara adalah segala usaha untuk mempertahankan kedaulatan negara, keutuhan wilayah NKRI dan keselamatan segenap bangsa dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara.
Sesuai Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan, dinyatakan bahwa sistem pertahanan negara adalah sistem pertahanan yang bersifat semesta yang melibatkan seluruh warga negara, wilayah dan sumber daya nasional lainnya, serta dipersiapkan secara dini oleh pemerintah dan diselenggarakan secara total, terpadu, terarah dan berlanjut untuk menegakkan kedaulatan negara, keutuhan wilayah dan keselamatan segenap bangsa dari segala ancaman.
Sistem pertahanan negara kita dalam menghadapi ancaman militer menempatkan TNI sebagai komponen utama dengan didukung oleh komponen cadangan dan komponen pendukung. TNI AU sebagai bagian integral TNI merupakan komponen utama pertahanan negara di wilayah udara Indonesia. Untuk dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya tersebut, TNI AU melaksanakan pembinaan potensi dirgantara (binpotdirga).
Pangkalan TNI AU Medan sebagai salah satu satuan TNI AU di wilayah Sumatera Utara yang juga selaku Pelaksana Tugas Pokok (PTP) Kementerian Pertahanan (Kemhan) bidang Dirgantara di Sumatera Utara, telah dan sedang melaksanakan
binpotdirga untuk menyiapkan komponen cadangan dan komponen pendukung
pertahanan udara. Hal ini dilakukan dengan cara mengembangkan minat dirgantara melalui beberapa hal, di antaranya adalah pengembangan olahraga dirgantara dan pembinaan Pramuka Saka Dirgantara.
Pembinaan olahraga dirgantara dilaksanakan melalui wadah organisasi olahraga dirgantara yang resmi yaitu Federasi Aero Sport Indonesia Daerah Sumatera Utara (Fasidasu). Beberapa cabang olahraga dirgantara (ordirga) yang diakui secara resmi di Indonesia adalah Layang Gantung (Gantolle dan Paralayang), Aeromodelling, Terbang Bermotor, Terjun Payung, Terbang Layang, Microlight dan Pesawat Swayasa. Dimana cabang ordirga yang berkembang di Sumatera Utara adalah ordirga Gantolle, Paralayang dan Aeromodelling.
Pangkalan TNI AU Medan juga melaksanakan pembinaan Pramuka Saka Dirgantara yang diisi dengan kegiatan kepramukaan, drum band dan olahraga dirgantara, yang keanggotaannya berasal dari seluruh lapisan masyarakat yang berminat dalam bidang kepramukaan dan kedirgantaraan. Namun masih terdapat beberapa pandangan yang keliru di masyarakat tentang kegiatan dirgantara. Dimana masih ada yang beranggapan bahwa olahraga dirgantara itu mahal biayanya karena segala hal yang berkaitan dengan dunia penerbangan masih dianggap sesuatu yang membutuhkan biaya besar. Padahal kebutuhan biaya tersebut sangatlah relatif, dimana semakin banyak kebutuhan yang kita inginkan maka semakin besarlah biaya yang dikeluarkan. Ada juga yang berpandangan bahwa kurangnya nilai tambah dari olahraga dirgantara, padahal sudah banyak atlet olahraga dirgantara yang berprestasi dan mendapat dukungan dari KONI Provinsi Sumatera Utara maupun Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Utara. Bahkan ada atlet Sumatera Utara yang telah diberikan pekerjaan di salah satu BUMD di Medan karena telah memberikan kebanggaan bagi Provinsi ini dengan memperoleh medali emas di Pekan Olahraga Nasional (PON).
TNI AU memandang perlu melakukan pembinaan minat dirgantara di kalangan
generasi muda sebagai generasi penerus bangsa. Untuk itu ada beberapa hal yang mungkin penting untuk ditindaklanjuti oleh seluruh komponen bangsa yang terkait untuk memperoleh hasil yang optimal dalam pembinaan potensi kedirgantaraan. Salah satunya adalah membuat suatu terobosan baru dengan memasukkan pelajaran praktis kedirgantaraan ke dalam kurikulum atau silabus pendidikan formal, mulai dari pendidikan dasar, pendidikan menengah sampai dengan pendidikan tinggi. Apalagi saat ini perkembangan bisnis penerbangan semakin pesat sehingga banyak permintaan akan sumber daya manusia yang profesional untuk dapat menjalankan tugas-tugas yang berbobot teknologi. Hal ini merupakan peluang yang strategis bagi generasi muda untuk mengisi kebutuhan tersebut. Untuk itu sebaiknya seluruh komponen bangsa hendaknya merasa terpanggil untuk ikut berperan dalam meningkatkan minat dirgantara melalui olahraga dirgantara dan pengembangan Pramuka Saka Dirgantara khususnya di Sumatera Utara.
Recent comments
2 weeks 2 days ago
2 weeks 6 days ago
2 weeks 6 days ago
2 weeks 6 days ago
3 weeks 21 hours ago
3 weeks 1 day ago
3 weeks 1 day ago
3 weeks 1 day ago
3 weeks 1 day ago
3 weeks 1 day ago