Perkembangan Terakhir Pulau Nipah

Perkembangan Pulau Nipah hasil foto Patroli Udara oleh Pesawat Udara Nomad TNI AL Nomor Lambung P-842 tanggal 5 Pebruari 2009.

Luas area yang telah direklamasi sekitar 60 ha, dari 3-5 ha sebelumnya. Di atas Pulau Nipah tersebut telah dibangun pos Angkatan Laut dan terdapat pula Satgas Marinir. Pulau Nipah yang sebelumnya hampir tenggelam akibat pengikisan dan pengerukan pasir saat ini sudah terbentuk kembali, namun masih terlihat gersang karena belum ditumbuhi oleh pohon - pohon pelindung.

  

---

Sumber: Puspenerbal TNI AL

mantap dengan demikian

mantap dengan demikian kedaulatan kita akan tetap terjaga

CO

Tepatnya, CO P. Nipah ini berapa ya? Penasaran pengen liat di google earth :)

Terlalu mahal

Benar-benar suatu upaya yang mahal, bukan saja biaya untuk pengurugan periran di sekitar p Nipah dan pembangunan fasilitas untuk penjagaannya, tetapi juga untuk penempatan dan pergantian awak aparat pengamanannya. Berapa banyak lagi pulau strategik yang kedudukannya sama spt pulau Nipah. Apakah semuanya hrs juga dibangun spt p Nipah? Salah-salah APBN tidak cukup utk itu. Apakah tidak mungkin dengan menggunakan biaya yg lebih sedikit utk mengamankan pulau-pulau terluar yang strategik dalam menentukan base line? Pengadministrasian negara dan penempatan penduduk atau pemanfaatan pulau utk sudatu usaha dapat menjadi pilihan-pilihan untuk itu. Apakah cara-cara spt itu sdh dilakukan oleh negara?
Salut buat crew patroli maritim TNIAL yang sudah melakukan pemotretan atas perkembangan p Nipah, yang dulu saya kenal hanya merupakan karang kecil di tengah lautan yang luas. Bravo

langkah yang strategis

langkah yang strategis dengan rebuild p.nipah, ditambah adanya pos tni al dan satgas marinir. diharapkan dapat menunjukkan kepada tetangga, bahwa p.nipah adalah salah satu dari gugusan kepulauan milik kita.

Contoh yang tidak perlu dicontoh

P Nipah yang direklamasi adalah contoh dari ketidakmampuan kita berpikir untuk kepentingan yang lebih luas dan ketidakmampuan kita menjaga kedaulatan. Pencurian pasir dari Nipah dibiarkan, uang yang masuk hanya segelintir kecil (dari retribusi galian). Keuntungan pergi ke pengusaha...oknum aparat yang menjadi beking... dan paling besar pergi ke Singapura

Biaya untuk mereklamasi P Nipah mencapai +/- 300 M sedangkan retribusi hanya mencapai Rp 11-13 M.

Siapa yang paling dirugikan?

Antisipasi dampak pemanasan global thd pulau-pulau terluar

Kita semua tahu bahwa pemanasan global sekarang sedang berlangsung, dan sulit untuk menghentikannya. Es-es di puncak-puncak gunung dan di kutub-kutub bumi mencair. Akibatnya permukaan laut akan naik, yang akan menenggelamkan banyak pulau-pulau kita. Dan kalau pulau yang tenggelam adalah pulau-pulau terluar, maka konsekuensinya dapat mengurangi wilayah laut kita secara serius. Pemerintah harus segera melakukan pengamanan pulau-pulau itu, terutama gosong-gosong yang muncul waktu pasang dan tenggelam waktu surut. Di tempat-temmpat itu perlu dibangun bangunan-bangunan buatan untuk memancangkan bendera merah-putih untuk menjadi tanda bahwa itu adalah milik Indonesia. Dengan demikian akan dapat mengamankan wilayah teritori kita di laut. Jangan nunggu sudah hilang baru kebakaran jenggot mengamankannya. Semoga tulisan ini dibaca oleh yang pejabat terkait

Memancangkan Bendera Merah Putih

TNI AL kan banya kapal - kapalnya yang sudah tidak layak operasional, kita tarik aja ke pulau - pulau terluar yang kira - kira terancam abrasi dan kenaikan muka air laut. Tarik sampai kandas di tangah, Kasih bendera merah putih, ganti 1 tahun sekali kan beres, 20 tahun lagi kalau APBN mengijinkan tinggal d reklamasi. Dari pada kapal tua di tenggelamkan/ di besi tuakan kanmending di monumenkan di tengah laut.