RI Akan Membuat Kapal Induk

Pemerintah mengalokasikan dana Rp70 miliar bagi pengadaan kapal induk kecil selama 2009 untuk memperkuat armada Badan Koordinator Keamanan Laut (Bakorkamla) dalam melakukan penjagaan dan pengawasan wilayah serta kedaulatan wilayah NKRI.

"Kapal-kapal tersebut akan diproduksi di galangan kapal dalam negeri dengan local content yang relatif tinggi," kata Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Bakorkamla, Laksamana Madya TNI Budhi Hardjo, seusai membuka seminar bertema Pengelolaan dan Pemahaman Perjanjian Perbatasan Wilayah Laut Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di Jakarta kemarin.

Menurut dia, kendati telah mengalokasikan dana Rp70 miliar tersebut, pemerintah tidak menutup peluang bagi negara lain untuk memberikan bantuan atau kerja sama. Hingga saat ini ada sekitar empat negara yang telah menawarkan bantuan untuk pengadaan kapal-kapal tersebut, antara lain Australia. (sofian dwi)

Sumber berita: Seputar Indonesia

Kapal Induk?

Hmm pulau di Indonesia sebegitu banyak kenapa tidak memanfaatkan banyaknya pulau. Jangan-jangan kapal induk ini malah nasibnya sama dengan HTS Chakrinarubaet yang cuma jadi pajangan karena terlalu mahal. Atau Kapal Induk Jerman era PDII yang tidak pernah jadi dan akhirnya malah jadi target latihan sekutu setelah kekalahannya. Mari berpikir soal KS. Karena KS telah terbukti kedigdayaan di masa Dwikora dan Trikora. Unsur deterent atau penggentarannya lebih besar. Banyaknya laut yang lumayan dalam di seantero Indonesia akan memberikan keuntungan tersendiri.

KS

KS??? krakatau steel???
katanya bangkrut trus maw dijual ke cina???
wkwkwkwkwkw
kalo menurut saya, kapal selam adalah salah satu unsur yg perlu sekali untuk diperhatikan disini..
karena laut dalam di indonesia itu gak luas2 banget.. so.. klo maw manuver jg gampang2 susah, apalagi kalo kita jadi mendatangkan si gendut KS kelas KILO, mungkin... sekali lagi mungkin, selain menambah deteren kita dengan mendatangkan KS, ada baiknya kita juga menjajaki untuk mendatangkan/membuat KRI-KRI kelas korvet, frigat... atau kalo perlu kelas destroyer.. HAHAHA taruh mana y???
di selipin di selat bali..
wkwkwk
NKRI harga mati..

kapal induk, kapal selam, kapal permukaan semuanya harus punya

Lho kenapa tidak ...........

tinggal konsep pembangunan angkatan laut kita saja mau diarahkan kemana

apa mau diarahkan sekedar wara wiri atau jadi penguasa di kepulauan nusantara (green water navy ) ?

atau

mau diarahkan tidak hanya mampu menjaga nusantara tapi sanggup menghajar musuh di negara asalnya sana (blue water navy)

kalau cita2 nya blue water navy ya bangun semua kapal yang memungkinkan untuk itu, tentu bertahap sesuai tebalnya duit yang kita punya

setuju

saya setuju dg @masjanto...
pelan2 tp pasti. yg pasti jng hanya bs bertahan tp jg harus bs menyerang balik,,,

Dobel setuju...

sebenarnya jadi penguasa di nusantara juga perlu smua kapal itu, yang penting rasio covered areanya masuk...dan yang paling urgent adalah memulai membuat sendiri...baik itu alih tekno/riset mandiri...saya gak pernah meragukan SDM Indonesia (setidaknya telah ditunjukan oleh adik2 peraih Emas Olympiade Fisika, Matematika berbagai level)

Indonesische, Erwache!

muhamadyusuf's picture

Kapal Induk Heli

Itu gambar miniatur dari Kapal Induknya?
isinya baru heli2 serbu ya? belum pesawat tempur?

Lompatan yang cukup besar bagi TNI-AL kalo ini bisa terealisasi...
BRAVO TNI AL!

Muhamad Yusuf ST
Jogja / Cepu

Helicopter Carrier

wah2..Kalau ternyata yang dimaksud kapal induk ternyata isinya helikopter semua, bukannya itu namanya helicopter carrier?
helicopter carrier kan sudah ketinggalan jaman, daya gempur nya kurang dan pertahannya juga lemah. Cuma efektif di operasi pendaratan amfibi saja, untuk memberikan close air support dengan helikopter nya.

F35

Mungkin ke depannya bisa ditaro pesawat sejenis F35
*ngarep mode on*

Anti Malaysia's picture

Malaysia

iya Helicopter Carrier tapi Malaysia punya gak..?
punya 10 aja kita kaya gitu pingsan mereka justru yang aku piirkan isi dari HC itu kapan yan dibelinya...^,^

Muhamad Rizky Ramdan's picture

Kapal Induk Seharusnya ada untuk bangsa kita!!!

Negara kita adalah negara kepulauan,serta luas laut lebih besar dibandingkan dengan daratan. Seharusnya Angkatan Laut kita haruslah diperkuat,karena negara kita adalah negara maritim serta banyak pulau2 yang tersebara di Wilayah NKRI.
Bayangkan saja bila kita mempunyai 3 kapal Induk saja untuk Indonesia bagian barat,tengah dan timur, maka kita akan bisa memantau kedaulatan Negara kita dengan cukup maksimal.

Need or Want ?

pertanyaan utama adalah Need or Want ?
Anybody want new toys, Aircraft/chopper Carrier is the same.
It's just a toy but bigger. It doesn't give us another punch if we don't have the capability and availability of fighter or combatant flyer (fixed or rotary wing) ... LOL
It's just another boast, and will lack of efforts. Where're the self defence guns, missiles, CIWS...? just a bigger duck to shot.
Kalau kita punya heli tempur, serang, angkut yang cukup banyak sehingga tidak cukup di pangkalan kita atai di KRI kita ini baru konsep yang benar. LPD saja yang mampu membawa 6 heli tidak ada satupun yang onboard, semua di Juanda.
Lebih baik kita bangun bidang sensor dan persenjataan. Radar, ESM, IFF, Jammer, Guns, (a lot of guns),... and a lot of missiles.
Persenjatai dulu kapal-kapal kita yang ada, baru berpikir tentang kapal induk. Bakorkamla mungkin sebaiknya tidak mudah terpikat dengan model kapal tanpa melihat esensi kegunaan (azas manfaat) nya.

TrueNavy43's picture

Kapal induk ? untuk bakorkamla...? come on... get real...

Kapal induk, heli sekalipun itu melambangkan sifat agresifitas yang menjunjung pola strategi maritim FREEDOM OF NAVIGATION... bukan sekedar gagah-gagahan punya.
Sangat saya sarankan jika TNI AL yang memilikinya... DENGAN SYARAT : buat taktik pertempuran dengan melibatkan heli / pesawat udara... buat taktik CAP (Combat Air Patrol) sebagai pengawal udara carrier tersebut, BELI pesawat tempur atau heli tempur dan / atau libatkan Sukhoi AU sebagai unsur udaranya dan / atau heli tempur AD ...
Pertama, latih dengan LPD yang ada, tentunya hanya heli serbu/serang, latihan...
Kedua, buat mock up (land based) supaya pilot sukhoi AU bisa latihan...
Ketiga, latih dan buat joint operation and command tri matra... buat detail DOKTRIN hingga JUKLAK, JUKNIS, sampai dengan level operator.
Keempat, bangun kekuatan dengan berdasar dan di sekitar CARRIER tsb... misal sebuah carrier butuh fregate kemampuan anti udara sekian KRI, fregate anti submarine dan srface sekian KRI, buru ranjau sekian KRI, kapal selam sekian KRI dan seterusnya.

Hilangkan kata Minimum dari MEF... dan RECONSTRUCT...

dan yang terakhir... butuh kesadaran seluruh stake holder baik samping (AD, AU), atas (MABES TNI, KEMHAN) dan JUGA SANGAT.... para kaum terhormat di DPR.

Meriam Pantai (Grand Cannon)

Mengingat banyaknya pulau-pulau besar ataupun kecil dan letaknya sangat baik ada baiknya kita juga merintis pangkalan udara militer tetap di beberapa pulau kecil strategis..jadi bisa menjadi alternatif Kapal Induk (seandainya dana kurang dan keperluan strategis mendesak).
Selain itu juga perlu dirintis sistem Basis Pertahanan Pulau (merefer taktik D. McArthur)..Hal ini bisa dilakukan dengan menempatkan Meriam-meriam pertahanan pantai (Grand Cannon) yang modern atau yang konvensional..kalo yang terakhir bisa, walo hanya sebagai pihak defen namun kita memiliki sistem pertahanan grendel yang sangat integrated...

South of Jakarta

Rujito's picture

Kalau hanya untuk

Kalau hanya untuk kepentingan operasi Bakorkamla kapal induk helikopter dirasa tidak efisien, karena

- Masalah kamla kebanyakan terjadi di perairan kepulauan, kepentingan surveillance dan reconnaissance udara atas sasaran laut bisa dilakukan dari pangkalan-pangkalan yang ada di daratan pulau-pulau dengan menggunakan pesawat-pesawat terbang sayap tetap yang lebih efisien daripada penggunaan helikopter. Sedang untuk penindakannya perlu ketersediaan kapal-kapal penindak yang relatif kecil, sehingga lincah dan cepat untuk melakukan penindakan.
- Bakorkamla selama ini tidak efektif dalam pengoperasiannya karena sifatnya yang koordinatif. Kapal induk, meski ukurannya kecil, jelas akan mahal harganya dan biaya operasionalnya. Siapa yang akan menanggung biaya pengoperasionalannya? Hal biaya operasional itu adalah salah satu sebab yang utama dari tidak efektifnya operasi Bakorkamla.
- Tugas utama TNI AL adalah tugas perang, meski tugas kamla juga penting di masa damai. Kapal induk helikopter hanya baik untuk kepentingan angkutan pasukan lintas udara dalam operasi amfibi dan pemberian dukungan tembak, peninjauan, logistik, dan evakuasi medik terhadap pasukan marinir dalam operasi amfibi. Namun dia memerlukan perlindungan terhadap serangan musuh melalui tiga dimensi: permukaan, bawah permukaan, dan udara. Perlindungan dari serangan udara salah satunya memerlukan pesawat-pesawat penyergap, yang pasti harus berpangkalan di darat. Juga memerlukan perlindungan oleh kapal-kapal permukaan lain untuk menghadapi semua jenis serangan terhadap kapal induk di tiga dimensi. Suatu operasi yang sangat mahal, mungkin belum waktunya untuk dapat dioperasikan oleh bangsa kita.
- Kapal induk helikopter ini mungkin hanya efektif untuk operasi-operasi bukan perang (kamla dan civic mission). Dihadapkan pada biaya yang diperlukan untuk membangun dan untuk mengoperasikannya sungguh tidak sepadan.

Sekadar sumbang pikir

Mantap Gan..

Tinggal Tambahkan CIWS,Impor Dari Russia Seperti Ak-630 (Kalo Gak Salah) Atau Sistem Pertahanan Tunguska M-1 Dicangkokkan Ke Kapal Ini Untuk Pertahanan Diri, Jangan Lupa C-802 Biar Bisa Melahap Kapal - Kapalnya Malaysia Yang Menerobos Ambalat.. Kita Buat Crossover Antara Attack Carrier And Destroyer..
Oh Ya, Mohon Bimbingannya Kakak2 Sekalian Saya Newbie..

hedi_jangkaraviator174's picture

Konsep konsep belaka tidak??

Saya jg Newbie disini,mhn arahan dr senior dan rekan sekalian.
Bakorkamla mau ngadakan Carier Ship sekelas Jean d'Arc, itu sama dgn klas Hello's carrier..wouw Great Espectation!!
Tp kenapa hrus Bakorkamla dulu yg mngadakan,pdahla justru TNI AL yg lbih membutuhkan. Walo bgaimanapun..the trinity of Naval power hny dimiliki oleh Angkatan Laut,jd seyogyanyalah Angkatan Laut kita harus besar,kuat jg professional. Sudah ada 4 kapal perang (sigma Class) berdatangan dr Belanda jg KS yg sdh mngalami overhaul di Korsel.. nah pada gilirannya komponen SSAT (sitem senjata Armada terpadu) yg blum melaksanakan refreshment dgn unsur2 yg baru adalah Pesawat Udara Angkatan Laut. Pasti ingat zaman dulu kedigdayaan RI dimasa adanya IL-28 (eks Russia) jg ada Albatros atw Catalina yg ikut operasi pembebasan Irian Barat, itu merupakan bukti sejarah yg harus kita ingat selalu, mampu mengusir dan mencegah pendirian Negara boneka oleh Belanda.
Mhn apa kiranya kelas kapal Hello's Carier (skelas Jean d'Arc) ini lbh diperlukan Bakorkamla dibandingkan kekuatan Laut Bangsa kita??

For The Victory of Our Country!

Carrier...

Sebuah langkah kemajuan yang cukup signifikan untuk mewujudkan MEF. Asal tidak terhenti di tengah jalan seiring dengan perubahan pucuk pimpinan serta kebijaksanannya.

indraputra's picture

UNTUK APA?

Patut dipertanyakan apakah pembangunan kekuatan ini telah mengacu grand strategi pertahanan dan keamanan NKRI, yang nantinya wajib dijabarkan oleh Departemen pertahanan, jajaran dibawahnya, Bakorkamla serta lembaga dan kementrian terkait. Jangan hanya bisa membeli dan membeli peralatan saja tanpa tahu esensi dan fungsi asasinya dan melenceng dari rumusan hannkam dan "political will" bebas aktif Indonesia, kalaupun memang harus diadakan patut pula dipikirkan sistem maintenance yang handal untuk "lifetime cycle"nya karena terus terang alutsista yang kita miliki mempunyai ketergantungan yang sangat tinggi terhadap produk asing walaupun banyak kapal yang telah dibangun di dalam negri (PT PAL)

rudhi39's picture

Ada berberapa pertimbangan

Ada berberapa pertimbangan taktis dan strategis, bila kita berbicara pentingnya membesarkan kekuatan pertahanan laut :

1. Indonesia merupakan negara kepulauan, apalagi 2/3 luas wilayanya adalah laut. Wajar bila memerlukan kekuatan laut yang besar untuk menjaga keamanan dan kedaulatan di laut.

2. Negara - negara di dunia seperti USA, China, Inggris, Singapura, Malaysia, Rusia, Jepang, Perancis sangat disegani karena kekuatan pertahanan apanya ? (Silahkan bagi yang mengerti pasti bisa menjawabnya). Mengapa Malaysia berani meng-klaim Ambalat ? Karena Malaysia memiliki kekuatan apanya yang lebh besar/kuat dari Indonesia ? (Silahkan bagi yang melek pertahanan pasti bisa menjawabnya).

3. Jangan berpikir untk membesarkan/memperbanyak personel TNI AL tapi berpikirlah untuk membesarkan kekuatan pertahanan laut, dimana Alut Sistanya diawaki oleh putra-putri Indonesia, yang kebtulan bernama TNI AL. Mengapa saya perlu menyampaikan ? Hal ini agar kita tidak terjebak pada pemikiran sektoral, karena memiliki kekuatan pertahanan laut yang kuat adalah bukan merupakan suatu kebutuhan tapi merupakan suatu tuntutan agar Indonesia bisa disegani oleh negara lain. Memiliki kekuatan pertahanan laut yang kuat bukan untuk kepentingan TNI AL, tapi untuk kepentingan bangsa Indonesia.

4. Memiliki kekuatan pertahanan laut, dalam hal ini Alut Sistanya yg modern dan kuat, maka outputnya adalah deterrence efect yang sangat kuat pula. Seperti contoh, bila kita memiliki 1 Kapal Selam kelas Kilo saja, maka dampaknya akan dirasakan oleh negara - negara sekitarnya.

5. Sekian dan terima kasih

moharifwidarto's picture

Setuju Kapal Induk Kecil atau tidak?

1. Berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tersebut Mas Rudhi setuju dengan pengadaan kapak induk kecil itu atau tidak?
2. Apakah kapal-kapal induk kecil itu nanti akan mampu menjadi efek penggentar buat negara-negara di sekitar kita?

Moh Arif Widarto
http://moharifwidarto.com

menotii's picture

Wajib Hukum nya Punya Kapal Induk

Sebagai salah satu negara maritim dan kepulauan terbesar di dunia, adalah hal yang mutlak dan wajib bagi kita untuk memiliki kekuatan pertahanan yang memiliki daya tangkal yang tangguh di Laut dan juga Udara. Maaf, bukan mengesampingkan kekuatan di matra Darat. Akan tetapi di dalam kondisi yang relatif "aman" ini, yang harus kita propagandakan adalah kekuatan laut dan udara kita yang lebih memberikan deterrence effect ke pihak lain.
Lebih lanjut ke kekuatan matra laut, saya pribadi tidak habis pikir kenapa tidak dari dulu kita punya Kapal Induk ya ? Kenapa kita tidak mensinergikan teknologi kelautan (industri kapal, eg PT PAL) yang kita punya untuk mengimprove kekuatan pertahanan laut. Andai, dana trilyunan untuk pengadaan kapal untuk memang diserap oleh industri kapal nasional yang seharusnya sudah memiliki kandungan lokal cukup tinggi, seharusnya kas negara kita tidak akan banyak yang sia sia. Dengan logika sederhana sama yang diterapkan ke kekuatan matra udara dengan PT DI nya, seharusnya kita sudah bisa mulai merintis kemandirian alutsista.

addmirall3004's picture

Kapal Induk tidak sendiri

Dalam operasionalnya, sebuah kapal induk (baik Aircraft Carrier maupun Helo Carrier) pasti tidak akan pernah sendiri. Dia akan dikawal oleh kapal-kapal kombatan yang lain seperti kapal selam, kapal dengan kemampuan peperangan anti udara, anti kapal permukaan dan anti kapal selam. artinya, sebuah kapal induk selalu beroperasi dalam suatu gugus tugas. Mengapa? karena kapal induk dengan bobotnya yang besar, memiliki kemampuan manuver yang terbatas. Selain itu dengan alutsista yang berada di atasnya, kapal induk adalah sebuah High Value Unit (HVU) atau unit yang bernilai sangat tinggi.
Saran saya, apabila hendak mengembangkan suatu alutsista hendaknya juga mempertimbangkan urgency dan feasibility-nya. kalau untuk penanggulangan illegal fishing, alangkah lebih baik jika anggaran sebesar itu digunakan untuk membangun kapal-kapal patroli dengan kemampuan modern (contoh : Armidale class nya Australia). kapal ini mampu bergerak dengan kecepatan tinggi (propulsinya menggunakan water jet) dan stabilitas yang relatif baik saat sea state atau kondisi laut jelek dan cuaca buruk. Terima kasih.

Agung (HK 49)

Anti Malaysia's picture

Kapal Selam

Sub Marine aja diperbarui atau ditambah yang 401-402 dijadikan seperti di Surabaya saja, pengadaan kapal induk jangan dulu kita harus pikirkan kebutuhan kita dimana posisi kita bukan sebagai negara ber-"blok" jadi menurut sya belum pentik2 amat,,,, kalau mau ya mending ks aja dibanyakin kan bagus di tropedo dari bawah kd2 malayshit yang melanggar perbatasan,,,,

semarbandung's picture

Kapal Induk apakah kita mampu?

Mohon Bimbinganya saya newbie
Kalau Indonesia hendak membeli kapal induk kita harus melihat bahwa kapal induk tidak bisa beroperasi sendirian minim i kapal induk 4 Destroyer 4 AGEIS 2 kapal selam pertanyaan apakah kita ada dana untuk membeli SEKALLIGUS memelihara. Amerika menganggarkan 10 Milliar dollar setahun untuk satu kapal induk

Pengadaan Alutsista di pos2 strategis INA

Ijin bergabung, menurut saya kapal induk tdk mutlak diperlukan untuk Indonesia, sebenarnya Indonesia sebagai negara kepulauan telah membagi wilayah2 strategis dengan penempatan2 pasukan ( pembagian Pangkalan Utama AL, Skuadron di AU, AD dengan pasukan infanteri dan artileri serta arhanudnya ) itu sebenarnya sudah sebagai "kapal induk" tinggal diperkuat masing2 pos2 itu, pendahulu kita mungkin sudah memikirkan itu, namun yg jadi maslah adalah perawatan alutsista kita yg kurang dan sllu bersifat korektif tdk pernah preventif.
Klo kita bisa memperkuat pos2 strategis di setiap pulau, sy yakin itu juga bakal membuat gentar negara lain, perkuat persenjataan di daerah ALKI (alur pelayaran Internasional) dan buat basis2 di setiap pulau terluar, dan itulah sebenarnya "kapal induk" Indonesia

Indonesia butuh kapal Induk konsep baru-low cost high deterence

Karena perairan Indonesia kebanyakan adalah perairan dangkal kecuali wilayah tengah dan timur, maka jika mau membangun kapal induk saat ini dan konsep kedepan, tidaklah perlu yang besar2 amat. cukup kapal seukuran LPD yang dilengkapi dgn pesawat UAV yang mempunyai kemampuan surveillance dan attack MALE dan HALE dgn 2 sd 3 skadron,bbrp heli anti kpl selam, sementara kapal pengawal cukuplah kelas korvet atau KCR dengan arsenal senjata yang mumpuni dgn surface to surface misile jarak jauh, surface to air jarak menengah dan jauh dan mampu melakukan peperangan bawah air serta peperangan elektronika.

Dan jika mau kapal induk ini didampingi juga oleh kapal tender (kapal suplai KS) yg dapat berfungsi juga sebagai kapal induk untuk kapal selam midget (mini) dan kapal selam buatan ITS (crocodile hydrofoil submarine) dan mampu menampung 1 skadron midget, konsep kapal tender ini bisa mengadaptasi konsep kapal2 Sat Dive (DSV vessel)untuk pekerjaan bawah air.

Nah apabila konsep LPD ini dipakai maka kapal ini juga berfungsi sebagai satuan serang cepat ampibi krn juga memuat tank2 amphibi, dan kapal2 pendarat amphibi dan kapal-kapal cepat.

Sehingga flotila ini memiliki konsep peperangan udara, permukaan air dan bawah air yang ringkas, kecil, cepat, efisien serta lethal serta memungkinkan melakukan serangan amphibi cepat.

Maka saya yakin apabila Indonesia mempunyai 4 sd 8 flotila, maka armada flotila ini akan menjadi kekuatan masa depan dengan detterence effect yang luar biasa besar di regional. JAYALAH NEGERIKU INDONESIA

MUDAH2HAN SUATU SAAT PUNYA KAPAL INDUK

jika kapal2 pendukung kapal induk sudah ada juga kapal selam,baik juga kalau kedepan mulai membuat kapal jenis LHD untuk angkut tank amfibi lebih banyak juga heli dan memang benar minim indonesia mempunyai 3 kapal induk untuk pesawat tempur di tempatkan di wilayah timur,tengah dan barat di tempatkan di wilayah deket konflik perbatasan atau daerah rawan agar memberikan efek getar dan pantauan keamanan lebih efektif selain itu juga untuk latih pilot di kapal induk dengan teknologi tempur moderen.mudah2han ada negara yang mau alih teknologi kapal induk jadi indonesia bisa bikin kapal induk sendiri dan jadi kebanggaan tersendiri kalau pun tidak setidaknya bisa seperti cina beli kapal induk bekas dan dimoderenisasi sendiri tentunya denggan SDM yg sudah di persiapkan.
Didukung pula pendirian pabrik rudal dan senjata seperti yang terencana sehingga kedepan indomesia lebih mandiri dalam pertahanan juga bisa mengembalikan kekuatan militer seperti dulu dan tetap disegani.GO..GO..GO

SETUJU

Apapun bentuknya, yang jelas Indonesia Negara Kepulauan, Armada Laut kita harus kuat
tapi juga harus di Imbangi juga dengan kekuatan lainnya, Darat dan Udara.

jadi TNI AL sebagai Armada laut berada di garis depan perbatasan NKRI di Laut, sedangkan Darat dan Udara Sebagai kekuatan Penyeimbang. yang jelas alutsista TNI harus dibenahi.

Kapal Induk perlu

Sudah saatnya negara ini mengembangkan kekuatan armada lautnya salah satunya adalah membangun kekuatan AL seperti KRI sebagai salah satu komponen SSAT. kalau perlu dibangun minimal 2 buahkapal induk yang ditempatkan diwilayah barat dan wilayah timur indonesia, sebagai bagian dari proyeksi perkuatan dilaut dalam rangka menjaga keamanan negara di laut.

kapal induk

waduh mas,klw desainya begitu ya jgn dibuat lah.pesen aja ma aku.jagonya gambar.lihat tu design KRI banjarmasin.tu baru bagus!!