Sambutan Ketua Umum PP Ikastara 2008-2011

syahrial's picture

Oleh: Syarif Syahrial, SE., MM., Ketua Umum PP Ikastara, Anggota Dewan Pertimbangan TANDEF

Isu pertahanan dan keamanan negara bukan hanya merupakan isu tentara dan polisi saja, tetapi merupakan isu multidimensi yang melibatkan banyak sektor lain yang saling mempengaruhi. Perkembangan global saat ini telah membuka mata kita tentang arti pentingnya pertahanan bagi sebuah negara. Pertahanan yang bukan hanya mencakup ketersediaan alat utama dari sistem persenjataan, tetapi juga isu yang memperlihatkan jenis peperangan yang baru seperti perang ekonomi, isu ketahanan pangan, senjata biologis dan kesehatan serta isu lainnya. Perkembangan dunia yang semakin modern saat ini memperlihatkan sejumlah interplay antara satu sektor dengan sektor pertahanan dan keamanan negara.

Sebagai alumni SMA Taruna Nusantara, Magelang, kami merasa sangat dekat dan menjadi bagian dari komponen potensi pertahanan Indonesia. Bukan hanya karena Lembah Tidar, di mana kampus SMA Taruna Nusantara bertetangga dengan Akademi Militer, melainkan faktor kekeluargaan juga dominan mengingat banyaknya abang, rekan, dan adik alumni yang mengabdikan diri sebagai Perwira-perwira Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Republik Indonesia. Sikap profesionalitas alumni di TNI dan Polri ditunjang oleh komponen alumni yang berada di jalur Sipil dengan sejumlah keahlian merupakan modal utama bagi alumni untuk memberikan kontribusi pemikiran yang konstruktif bagi perkembangan Pertahanan Indonesia.

Fakta ini pula yang mendorong Ikatan Alumni SMA Taruna Nusantara (Ikastara) untuk membuat suatu kelompok Kajian Pertahanan Ikastara dalam bentuk Badan Semi Otonom (BSO). Ide awal yang berkembang, BSO ini akan menjadi suatu tempat bagi alumni memperkuat kemampuannya dari hasil interaksi alumni yang memiliki latar belakang, pekerjaan, dan pemintaan yang sama. Lebih daripada itu BSO ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pemikiran bagi kemajuan Republik Indonesia di masa yang akan datang.

Melalui sejumlah persiapan, Abang Khairil Azmi (TN4) dan beberapa orang alumni lainnya telah berhasil menyusun rancangan awal dari kepengurusan, dan rencana kegiatan yang akan dilakukan oleh BSO Kajian Pertahanan Ikastara ini. Setelah melalui proses perenungan dan diskusi yang cukup panjang, akhirnya BSO ini dinamakan dengan “Think & Act for National Defense“ (TANDEF). Sebagai Ketua Umum PP Ikastara 2008-2011, secara pribadi saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan sedalam-dalamnya kepada Bang Khairil Azmi dan tim yang telah berhasil mempersiapkan proses kelahiran BSO ini.

Saya juga menyadari bahwa sudah saatnya masyarakat Indonesia semakin “melek pertahanan”. Untuk itu diperlukan publikasi yang memadai baik melalui media internet maupun media cetak dan elektronik atas kegiatan BSO ini. Adanya website www.tandef.net adalah langkah maju dalam meningkatkan proses sosialisasi akan arti pentingnya pertahanan kepada seluruh masyarakat Indonesia.

Terakhir, saya ucapkan selamat atas kelahiran TANDEF sebagai BSO Kajian Pertahanan Ikastara dan mudah-mudahan website ini menjadi langkah kecil yang penting bagi perkembangan kebijakan pertahanan di tanah air.

Jakarta, 20 Agustus 2008

Salam hormat,
Ketua Umum PP Ikastara 2008-2011

Syarif Syahrial
94.1229

more comprehensive ideas

Saat ini TANDEF sudah berjalan, dan tentunya ini merupakan suatu wahana yang nantinya sangat bermanfaat. Menuju TANDEF sebagai website yang contributive bagi think tank pertahanan nasional, kita membutuhkan responden yang mampu menulis dengan lebih komprehensif dan bermutu.

Setelah mencermati beberapa artikel yang ada, mungkin sudah saatnya bagi TANDEF untuk mengevaluasi artikel yang bisa dimuat dan dipublikasikan sehingga dapat memiliki nilai akademis yang tinggi namun tetap logis.

Kaitannya dengan artikel yang lebih berbobot, saya sempat mencermati sebuah pertanyaan simple namun prinsip yang pernah ditanyakan salah satu Abang TN di website ikastara.org yaitu tentang "Berapa sebenarnya jumlah kapal yang dibutuhkan oleh TNI AL agar mampu mengamankan seluruh perairan dengan efektif?" Jawaban dari pertanyaan ini yang paling menarik diberikan oleh Bang Syarif Syahrial sendiri dengan menawarkan penggunaan teori estimasi sehingga nantinya diperoleh hasil perhitungan yang langsung berupa angka. Nah kira2 seperti inilah sebaiknya artikel yang sangat ditunggu2 untuk meningkatkan bargaining power TANDEF sebagai website Indonesia think tank for defense.

Generally speaking, saya sangat salut pada Abang2 yang sudah bisa mewujudkan website ini berjalan sampai saat ini. Congratulations. AWK (TN6 / 95.1306)