Sekjen Minta Jajaran Kemhan Dukung Kebijakan Pemerintah Dalam Memberantas Korupsi

Jakarta, DMC - Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Marsdya TNI Eris Herriyanto, M.A, meminta seluruh jajaran Kemhan untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam memberantas korupsi yang tidak lain merupakan bagian dari upaya dalam merealisasikan Good Governance dan Clean Government yaitu sistem pemerintahan yang bersih dan berwibawa.   

“Program itu harus kita dukung dan kita jabarkan dilapangan sesuai fungsi, tugas dan kewenangan masing-masing”, ungkap Sekjen Kemhan dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Dirjen Kekuatan Pertahanan Kemhan Mayjen TNI (Purn) Suryadi, M.Sc, saat menjadi Inspektur Upacara Bendera Bulanan dan Pelepasan Personel Kemhan yang Memasuki Masa Purna Tugas, Senin (19/7) di lapangan Apel Setjen Kemhan, Jakarta.

Sekjen Kemhan mengatakan, sebagaimana diketahui akhir-akhir ini pemberitaan menyangkut korupsi dan permasalahan yang menyertainya, cenderung menunjukkan trend yang semakin menghangat.  Melalui media elektronik dan media cetak, dapat dicermati betapa besar kebocoran dan pemborosan anggaran negara yang telah terjadi, bila dibandingkan dengan masih relatif terbatasnya alokasi yang seharusnya dibelanjakan.    

Menurut sekjen Kemhan,  data-data yang dikemukakan oleh sejumlah media massa bisa saja tidak seluruhnya berdasarkan atas fakta. Namun demikian, yang perlu menjadi perhatian adalah bahwa sebesar apapun penyalahgunaan anggaran yang terjadi, haruslah menjadi pusat perhatian dan keprihatinan seluruh komponen bangsa, tidak terkecuali warga Kemhan.

Lebih lanjut Sekjen Kemhan mengatakan,  menyadari masih banyaknya kasus korupsi yang terjadi hampir disetiap dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara, serta untuk mengantisipasinya agar tidak berkembang semakin parah, pemerintah telah melakukan upaya-upaya intensif dan tidak mengenal lelah.

Melalui pembentukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan upaya yang lebih kongkrit seperti mengambil tindakan tegas dan terukur di lingkungan lembaga pemerintahan termasuk ke Kemhan merupakan langkah nyata pemerintah dalam memerangi penyakit korupsi tersebut.

Sehubungan dengan hal tersebut,  Sekjen Kemhan menekankan kepada seluruh warga Kemhan, khususnya para pejabat, untuk bekerja lebih keras dan lebih cermat sesuai  aturan yang telah ditetapkan, serta menjauhkan diri dari perbuatan tercela.    

“Ketidakcermatan itu bukan saja akan mengganggu tertibnya tatanan dan orientasi organisasi serta menghambat pencapaian sasaran yang telah ditetapkan, akan tetapi juga dapat merusak moral, sikap dan disiplin kita yang sekaligus merusak citra lembaga Kemhan”, tambah Sekjen Kemhan.

Terkait dengan itu semua, Sekjen kembali mengingatkan beberapa hal untuk dipedomani dan dilaksanakan seluruh jajaran Kemhan; Pertama, laksanakan tugas sesuai fungsi, kewenangan serta aturan-aturan yang telah digariskan. Kedua,  sinergikan antara  disiplin dan motivasi kerja untuk memberikan pengabdian terbaik, yang selama ini telah terbina agar dipertahankan dan bila mungkin lebih ditingkatkan.

Ketiga,  jangan mudah tergoda untuk mengambil jalan pintas yang dapat mengarah pada hal-hal yang berpotensi merugikan, baik secara perorangan maupun kelembagaan.  Keempat,  tetaplah bertawakal, berserah diri kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Kemhan Lepas Personel yang Memasuki Masa Purna Tugas

Sementara itu,  bersamaan dengan kegiatan upacara bendera kali ini, Kemhan melepas 11 orang personel yang akan memasuki masa purna tugas terdiri dari 4 orang personel TNI dan 7 orang Pegawai Negeri Sipil (1 orang diantara PNS telah meninggal dunia).   

Kepada para purnawira, Sekjen Kemhan meyakinkan bahwa pengabdian sesuai profesi yang telah diberikan melalui Kemhan selama ini, pada hakekatnya merupakan salah satu wujud tanggung jawab  dalam mengemban tugas negara dan bangsa.   

Menurut Sekjen Kemhan,  patut disyukuri bahwa masa bhakti yang merupakan perjalanan panjang tersebut telah dapat dilalui dengan baik, tanpa cacat dan bahkan dapat dijadikan teladan bagi generasi  penerus.

Sehubungan dengan hal tersebut, atas nama pimpinan kemhan, lebih lanjut Sekjen Kemhan menyampaikan ucapan terima kasih  disertai  rasa  bangga  dan  penghargaan  yang   tinggi.  “Apa yang telah saudara abdikan melalui Kemhan mempunyai arti penting bagi semakin meningkatnya eksistensi dan perkembangan Kementerian Pertahanan secara keseluruhan”, tambah Sekjen Kemhan. (BDI/PGN)