News
Submitted by root on Thu, 02/11/2010 - 09:43.
BOGOR, KOMPAS.com - Pusat Pendidikan dan Latihan Peace Keeping (pasukan penjaga perdamaian) Perserikatan Bangsa-Bangsa akan dibangun di Bogor. Penanggung jawab pembangunannya Departen Pertahanan RI dan sudah disetujui Presiden RI.
"Ini suatu kehormatan bagi Indonesia, terlebih lagi kami warga Bogor, karena PBB mempercayai fasilitas pusdiklat bagi peace keeping-nya di sini. Jadi, yang akan dibangun pusdiklat, bukan pangkalan militer. PBB mah, heute gaduh pangkalan militer," tutur Bupati Bogor Rachmat Yasin di Cibinong, Rabu (10/2/2010) sore kemarin.
Submitted by root on Sun, 02/07/2010 - 02:02.

Pantai Caligi, Lampung: Minggu (7/2) pagi ini Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meninjau latihan pemantapan terpadu Korps Marinir TNI-AL dan melakukan penghijauan. Presiden dan rombongan menginap di KRI 591 yang berlabuh di Pantai Caligi, Lampung, sejak tiba dini hari tadi.
Submitted by root on Wed, 01/27/2010 - 12:22.
TNI Angkatan Udara berupaya membangun kekuatan dan memodernisasi serta meregenerasi alutsista yang dimiliki saat ini, hal tersebut seirama dengan amanat Presiden RI tentang revitalisasi industri-industri pertahanan Negara yang merupakan prioritas program 100 hari pemerintah.
Demikian penegasan Kasau Marsdya TNI Imam Sufaat, S.IP., pada pembukaan Rapat Pimpinan (Rapim) dan Apel Komandan Satuan (Dansat) TNI Angkatan Udara Tahun 2010 di Ruang Sabang-Merauke Akademi Angkatan Udara (AAU) Yogyakarta, Rabu (27/1).
Submitted by root on Thu, 01/14/2010 - 08:00.
JAKARTA, KOMPAS.com - Mayjen Burhanudin Amin, sebelumnya menjabat Pangdam I/Bukit Barisan dipromosikan menduduki posisi jabatan baru sebagai Panglima Komando Cadangan Stategis TNI Angkatan Darat (Pangkostrad). Jabatan Pangkostrad selama ini dijabat rangkap oleh Jenderal George Toisutta, yang sebelumnya dipromosikan menjadi Kepala Staf TNI AD (KSAD).
Dalam siaran persnya, Rabu (13/1/2010), Pusat Penerangan Mabes TNI juga mengumumkan delapan mutasi antar jabatan dalam pangkat sama dan juga delapan promosi jabatan, termasuk untuk posisi Pangkostrad tadi.
Submitted by root on Tue, 01/12/2010 - 05:51.
SEMARANG - Mayjen TNI Budiman bakal melanjutkan tongkat komando Pangdam IV/Diponegoro, dari pejabat sebelumnya, Mayjen TNI Haryadi Soetanto.
Serah terima jabatan (sertijab) akan dilangsungkan hari ini (12/1) dengan irup KSAD Letjen TNI George Toisutta. Budiman menjadi Pangdam IV/Diponegoro yang ke-32 atau yang pertama dari korp Zeni.
Jenderal bintang dua yang sebelumnya menjabat sekretaris militer tersebut mengawali karier TNI sejak Desember 1978 dan menuntaskan pendidikan Akmil dengan predikat terbaik (Bintang Adhi Makayasa).
Submitted by root on Mon, 01/11/2010 - 08:48.
Menteri Pertahanan (Menhan) Purnomo Yusgiantoro menyatakan segera membentuk Badan Nasional Pengelola Perbatasan untuk meningkatkan keamanan di kawasan dan garis perbatasan pada 200 pulau terluar melalui pendekatan militer dan nonmiliter.
"Pembentukan badan nasional itu dari sisi pertahanan akan kami kelola, sedangkan sisi sosial ekonominya akan diketuai Menteri Dalam Negeri, namun pelaksanaannya akan tetap kami kawal," katanya saat wisuda Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jatim di Surabaya, Sabtu.
Dia mengatakan pembentukan badan itu adalah langkah strategis negara dalam mengamankan sekitar 200 pulau terluar.
Submitted by root on Tue, 12/01/2009 - 04:36.
KRI BANJARMASIN-592 WUJUD KEBERHASILAN TRANSFER OF TECHNOLOGY TNI AL
"Ini titipan rakyat dan dibangun dengan uang rakyat, jangan sia-siakan amanat rakyat ini. Pegang teguh sumpah prajurit, Insya Allah akan berhasil," Menteri Pertahanan, Purnomo Yosgiantoro
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Iskandar Sitompul, S.E., mengatakan bahwa kapal Landing Platform Deck (LPD), KRI Banjarmasin-592 yang dipesan Indonesia dari Dae Sun Shipbuilding Korea Selatan, dikukuhkan menjadi menjadi Kapal Perang Republik Indonesia oleh Menteri Pertahanan, Prof. Dr. Ir. Purnomo Yusgiantoro, di Dermaga PT PAL Indonesia, Tanjung Perak, Surabaya, Sabtu (28/11).
Submitted by aLeCandro on Fri, 11/20/2009 - 03:54.
Kapal Patroli BC. 20003 milik Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Khusus Kepulauan Riau telah berhasil menegah KLM. FUNGKA SEJAHTERA di Perairan Pulau Mapor Kepulauan Riau pada hari Rabu 18 November 2009 pukul 04.00 WIB pada koordinat 01o-07’-00” U/ 105o-35’-10” T. KLM. FUNGKA SEJAHTERA yang bermuatan kurang lebih 3.000 karung @ 25kg Ammonium Nitrate diduga melanggar Pasal 102 huruf (a) UU No. 17 Tahun 2006 tentang Perubahan atas UU No. 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan, yang berbunyi :
“ Setiap orang yang:
a. mengangkut barang impor yang tidak tercantum dalam manifes sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7A ayat (2);
dipidana karena melakukan penyelundupan di bidang impor dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah) dan paling banyak Rp5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah)”.
Submitted by root on Thu, 11/12/2009 - 06:35.
Para petinggi Angkatan Darat negara-negara ASEAN saling bertautan tangan dalam Upacara Pembukaan AARM Ke-19 di Singapura.
TNI AD untuk kesekian kalinya mempertahankan gelarnya sebagai Juara Umum AARM (ASEAN Armies Rifle Meet), dengan memborong medali serta tropi terbanyak dalam AARM Ke-19 yang berlangsung di Singapura, 7-19 Oktober 2009.
Sebagai Juara Umum, TNI AD memimpin dengan perolehan 18 emas, 10 perak dan 17 perunggu, meninggalkan Thailand dan Singapura jauh di posisi ke-2 dan ke-3, dengan perolehan medali masing-masing 8 emas, 11 perak, 4 perunggu dan 8 emas, 10 perak dan 10 perunggu.
Submitted by root on Tue, 10/13/2009 - 02:38.
KRI Layang - 805 adalah kapal patroli cepat buatan PT.PAL yang dipersenjatai peluru kendali C-802 berjangkauan tembak 130 km. (Foto: TNI AL)
Ambalat (TANDEF) - Hari ini, Selasa 13 Oktober 2009 jam 09:00 WITA, KRI Layang - 805 telah mengusir dua kapal perang AL Malaysia (Tentera Laut Diraja Malaysia), yakni KD Yu - 3508 dan KD Ganas - 3503 yang telah memasuki perairan Ambalat sejauh 4 mil laut. KRI Layang dalam keadaan posisi siap tempur demi menjaga kedaulatan NKRI, sehingga kedua kapal perang Malaysia itu akhirnya dapat diusir, dihalau dan dipaksa keluar dari perairan Ambalat.
TNI siap mempertahankan setiap jengkal wilayah kedaulatan kita, baik di darat, laut maupun udara.
|
Recent comments
4 days 20 hours ago
1 week 3 days ago
2 weeks 3 days ago
2 weeks 3 days ago
2 weeks 5 days ago
3 weeks 1 day ago
3 weeks 5 days ago
4 weeks 2 days ago
5 weeks 1 day ago
5 weeks 3 days ago