News
Submitted by root on Tue, 06/16/2009 - 08:59.
Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Soenarko didampingi Danrem 011/Lilawangsa Kol Inf Bachtiar SIp berbincang dengan Walikota Langsa, Zulkifli Zainon saat meninjau pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Asam Petik, Langsa, Selasa (2/6). SERAMBI/YUSMADI YUSUF
KODAM IM (16/6),- Komandan Korem 011/Lilawangsa Kolonel Inf Bachtiar SIp mengatakan, berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945 pada Pasal 30 tertulis, ”Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pembelaan negara”, dan "Syarat-syarat tentang pembelaan negara diatur dengan undang-undang". Jadi sudah pasti mau tidak mau kita wajib ikut serta dalam membela negara dari segala ancaman, gangguan, tantangan dan hambatan (AGHT) baik yang datang dari luar maupun dari dalam. Pernyataan tersebut disampaikan saat pembukaan Pendidikan Pendahuluan Bela Negara di Aula Yuda Korem 011/Lilawangsa, beberapa waktu lalu.
Submitted by root on Thu, 06/11/2009 - 04:04.
Malaysian Navy Chief, Admiral Abdul Aziz Jaafar
Kuala Lumpur (Jakarta Post) - Malaysian Navy chief Adm. Abdul Aziz Jaafar offered an apology to the Indonesian people Wednesday over the Ambalat issue, Antara news agency reported.
"We offer an apology if we are considered violating Indonesian territory. We also offer an apology if any of Malaysian naval officers has been involved in a provocative act. We will find them and take stern measures against them," Abdul Aziz told a five-member Indonesian parliamentary delegation.
Submitted by root on Mon, 06/08/2009 - 06:58.

Jakarta (TANDEF) - Dunia internasional mengakui bahwa Blok Ambalat adalah bagian dari Republik Indonesia. Blok Ambalat tidak sekedar bagian dari ZEE (Zona Ekonomi Ekslusif), melainkan benar-benar bagian dari wilayah teritorial Indonesia. Ini dapat dibuktikan dengan software peta bumi & foto satelit yang dilansir oleh Google, yakni Google Earth. Terlihat jelas pada gambar di bawah ini bahwa Blok Ambalat berada di selatan daripada batas wilayah Indonesia-Malaysia (di Google Earth, sejak awal batas negara ini ditandai dengan garis kuning tebal).
Submitted by M. Asmi on Wed, 06/03/2009 - 07:22.
Oleh: Mayor (Inf) M.Asmi, Kasi-2/Ops Brigif Linud 17/1 Kostrad
Kontingen TNI AD di Lomba Tembak Australian Army Skill at Arms Meeting (AASAM) 2009
Australian Army Skill at Arms Meeting (AASAM) tahun 2009 merupakan lomba tembak yang diselenggarakan oleh Angkatan Darat Australia untuk ke-24 kalinya dengan tujuan untuk mengukur kemampuan petembaknya dalam keterampilan menembak (marksmanship). Untuk kesekian kalinya, Angkatan Darat Australia mengundang 16 negara di kawasan Asia Pasifik dan Eropa serta negara – negara Persemakmuran (Commonwealth) dan pada akhirnya dapat diikuti oleh 11 kontingen internasional, termasuk di dalamnya kontingen TNI-AD dan Angkatan Darat Australia sendiri.
Submitted by root on Tue, 06/02/2009 - 01:23.
TRAUMA- Empat nelayan Beringin Tiga yang diperingatkan oleh pihak kapal perang Tentera Laut Diraja Malaysia (TLDM) untuk tidak lagi melakukan penangkapan ikan di perairan Ambalat. Foto: RISKYANSAH/RADAR TARAKAN
TARAKAN – Tensi ketegangan antara pemerintah Indonesia dengan Malaysia yang dipicu oleh persoalan perbatasan Ambang Batas Laut (Ambalat) di Selat Makassar bakal semakin tinggi, manyusul pengusiran empat orang nelayan Indonesia oleh pihak Tentara Laut Diraja Malaysia (TLDM) ketika sedang mencari ikan di perairan Ambalat, wilayah Indonesia yang diklaim Malaysia itu.
Submitted by root on Sat, 05/30/2009 - 05:08.
KD Baung melakukan manuver zigzag & menambah kecepatan guna memprovokasi KRI Untung Suropati.
Ambalat, 30 Mei 2009 (TANDEF) - Hari ini, tanggal 30 Mei 2009 pukul 06.00 WITA, KRI Untung Suropati-872 pada posisi 04°04’80”U - 118°03’10”T mendapat kontak radar kapal dengan baringan 128 pada jarak 8 mil laut dengan haluan 300 berkecepatan 11 knot. Setelah diplot di peta pada posisi 04°00’00”U - 118°09’00”T (dimana posisi ini masuk wilayah perbatasan NKRI sejauh 8 mil laut (tenggara Karang Unarang)) serta diamati terus-menerus dan dilaksanakan identifikasi secara visual, dipastikan bahwa kapal tersebut adalah KD Baung – 3509, kapal TLDM (Tentera Laut Diraja Malaysia) jenis Fast Attack Craft - Gun (Patrol Boat), setipe dengan KD Yu -3508 yang memaksa masuk wilayah NKRI pada hari Senin lalu.
Submitted by root on Fri, 05/29/2009 - 08:12.
Yusron Ihza Mahendra, Anggota Komisi I (Komisi Pertahanan) DPR RI.
Masuknya kapal perang Malaysia ke perairan Ambalat di Kalimantan Timur diseriusi DPR. Rencananya lembaga wakil rakyat ini akan mengirim utusan ke negari jiran itu mempertanyakan soal blok Ambalat.
"Delegasi beranggotakan tiga sampai lima orang dan ditargetkan bertemu dengan Menhan, Menlu, Ketua Parlemen, dan juga Perdana Menteri Malaysia," kata Wakil Ketua Komisi I (Komisi Pertahanan) DPR Yusron Ihza Mahendra dalam surat elektronik yang diterima detikcom, Jumat (29/5/2009).
Submitted by root on Wed, 05/27/2009 - 16:31.
Pulau Nipah merupakan salah satu pulau terluar yang paling dekat jaraknya dengan Singapura. Selama bertahun-tahun, pasir di pulau ini dikeruk untuk reklamasi pantai Singapura, sehingga pulau ini hampir saja tenggelam. Saat ini upaya pemulihan kembali Pulau Nipah masih berjalan.
BATAM -- "Kapal perang Angkatan Laut Malaysia dan Singapura lalu lalang di perairan Pulau Nipah," kata Kepala Satgas Marinir Pulau Nipah Letnan Dua Rudi. "Hampir setiap minggu mereka lalu lalang, dalam sebulan, bisa tiga kali," kata Rudi di Pulau Nipah, Batam, Provinsi Kepri, Rabu.
Submitted by root on Mon, 05/25/2009 - 11:10.
KD Yu terpantau secara visual dari anjungan KRI Untung Suropati.
Ambalat, 25 Mei 2009 (TANDEF) - Hari ini tanggal 25 Mei 2009 menjelang fajar menyingsing, KRI Untung Suropati yang sedang berpatroli di wilayah Ambalat dikejutkan oleh kehadiran KD Yu - 3508 (kapal perang TLDM (AL Malaysia) jenis fast attack craft - gun) pada posisi 04.03.00 LU / 118.01.70 BT baringan 135 jarak 8 mil laut halu 130 cepat 16. Atas kondisi ini, segera KRI Untung Suropati mempersiapkan peran tempur bahaya permukaan. Didapati bahwa KD Yu ini telah masuk ke dalam wilayah NKRI sejauh 12 mil laut. Dalam kontak radio, KD Yu beralasan ingin ke Tawau. KRI Untung Suropati lalu memerintahkan KD Yu untuk segera meninggalkan wilayah NKRI. KD Yu kemudian bersedia menjauh.
Submitted by root on Thu, 05/07/2009 - 00:00.
F-16 TNI AU sepulangnya dari Latgab 2008 tahun lalu. Pada masa embargo, F-16 TNI AU termasuk di antara alutsista kita yang paling parah terkena dampak embargo.
Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Udara mengingatkan Amerika Serikat (AS) terkait embargo alat utama sistem persenjataan (alutsista). Menurut Kepala Staf TNI AU (KSAU) Marsekal Subandrio, embargo senjata selama tujuh tahun paska lepasnya Timor Timur pada tahun 1999 menjadi pengalaman berharga.
|
Recent comments
1 day 6 hours ago
5 days 13 hours ago
5 days 21 hours ago
1 week 10 hours ago
1 week 4 days ago
2 weeks 3 days ago
2 weeks 3 days ago
2 weeks 5 days ago
2 weeks 6 days ago
3 weeks 16 hours ago