Technology

The First Indonesia-Made Attack Jet?

In terms of mastering aviation technology, Indonesia has long been known as the only country in Southeast Asia to produce and develop its own aircrafts. However, in terms of marketing its home-made aircraft, we have to admit that we are lagging behind Brazil, who develops EMBRAER and markets it worldwide.

Pengembangan Teknologi Low Cost Cruise Missile (LCCM)

Indonesia sebagai negara kepulauan dengan penyebaran penduduk yang tidak merata dan berbatasan langsung dengan tiga negara yaitu Papua Nuginea, Timor Leste dan Malaysia memerlukan pengamatan wilayah secara terus menerus khususnya pada daerah-daerah rawan seperti Selat Malaka, Kalimantan, Irian dan NTT. Mengingat luasnya daerah yang dipantau dan diamati dikaitkan dengan fasilitas dan dana yang ada, maka hasil yang dicapai masih jauh dari yang diharapkan. Pengawasan udara merupakan solusi yang efektif untuk mejaga terjadinya tindakan pencurian sumber daya alam nasional dan pembajakan. Satelit dan pesawat terbang berawak merupakan peralatan pengawasan yang efektif namun sering mengalami kendala operasional terutama kekurangan infrastruktur pendukung.

Menjinakkan Bom dengan Robot

Teror dengan menggunakan bom kembali terjadi di Jakarta hingga menelan korban jiwa. Selama ini ”penjinakan” bom di Indonesia banyak mengandalkan keahlian manusia. Namun, dalam beberapa kasus, ancaman itu dapat dipatahkan dengan menggunakan detektor bom dan alat penjinak bom.

Belakangan, untuk menekan risiko fatal dikembangkan robot untuk menanganinya. Penggunaan robot oleh pasukan penjinak bahan peledak atau Tim Gegana Polri telah dilakukan sejak lama. Sayangnya, robot-robot itu masih produk asing, antara lain berasal dari Inggris.

Indonesia Luncurkan Radar Buatan dalam Negeri

PPET LIPI
INDRA, radar pertama buatan Indonesia.

BANDUNG, KOMPAS.com - Radar produksi anak negeri diluncurkan di Bandung, Kamis bersamaan digelarnya sebuah seminar bertajuk Radar Nasional 2009. Peluncuran dilakukan bersama Pusat Penelitian Eletronika dan Komunikasi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (PPET LIPI) bekerjasama dengan Sekolah Teknik Elektro dan Inforatika Institut Teknologi Bandung (STEI ITB) dan International Research Centre for Telecommunication and Radar Belanda.

Panser Pribumi Penjaga Negeri

Tulang punggung keutuhan negeri ini walau bagaimanapun tetap berada di tangan Tentara Nasional Indonesia (Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara). Pertanyaannya adalah, bagaimanakah nasib negara dan bangsa ini apabila tulang punggung keamanan nasional itu menjadi rapuh?

Kerapuhan angkatan bersenjata Indonesia, mirip kakek atau nenek yang menderita penyakit osteoporosis. Punggungnya bengkok, gerakannya tidak lincah, loyo serta tidak mampu memberikan respon secara baik terhadap kemungkinan serangan dan gangguan keamanan wilayah yang maha luas ini.

Jangan terlalu pesimistis menghadapi kenyataan itu. Sekarang, perlahan tetapi pasti Indonesia sudah berusaha keras agar kekuatan TNI bisa bangkit dan mendapatkan perlengkapan secara memadai. Satu di antaranya adalah upaya PT Pindad (Perusahaan Industri Angkatan Darat) memproduksi karya sendiri berupa Panser Angkut Personel Sedang (APS) 6 X 6, yang juga akan dikembangkan sebagai Panser Canon versi tactical Armor. Harga panser jenis itu di dalam negeri mencapai tiga juta dolar AS per unit pada 2008 lalu.

prioadhi's picture

Berkenalan dengan Pesawat Angkut Militer (Military Transport Aircraft)

Oleh: Prio Adhi Setiawan, ST., MSc.*, Kepala Divisi Litbang Ketahanan Industri TANDEF

Sudah menjadi diskusi yang tiada berujung dan tanpa terbantahkan bahwa air transport cargo untuk kepentingan militer sudah memakai teknologi lama sehingga sejauh ini tidak ada perkembangan yang berarti.

Tekanan yang tiada henti ke budget Departemen Pertahanan untuk tidak lagi memprioritaskan pengembangan teknologi alutista, membuat alokasi dana tersebut berpindah ke area budget yang lain.

zatria's picture

Reverse Engineering - Pendekatan Elektronik

Oleh: Imam Riyanto, Praktisi IT, Kepala Divisi Litbang Kemandirian Teknologi TANDEF

Dasar

Suatu sistem dapat digambarkan sebagai black box yang kita tidak tahu apa isinya. Namun kita dapat memperkirakan komponen yang menyusun sistem dalam black box tersebut dengan mempelajari output yang dihasilkan setelah mendapat input tertentu yang kita ketahui.

prioadhi's picture

Burung Raksasa yang Bisa Terbang

Oleh: Prio Adhi Setiawan, ST., MSc., Engineer & IT Coordinator IBK-Aero GmbH Co. KG, subcontractor and partner of Airbus Deutschland GmbH., Kepala Divisi Litbang Ketahanan Industri TANDEF


Jika Abbas Ibn Firnas (810-887, Kordoba), Hezarfen Ahmet Celebi (1609-1640, Turki) dan Wright bersaudara (Wilbur, 1867-1912, dan Orville Wright, 1871-1948, Amerika Serikat) sekarang masih hidup, tentu mereka akan melompat kaget. Sebab, impian para perintis dan penemu pesawat ini, yakni agar manusia bisa terbang, kini bukan saja sudah terwujud. Pesawat modern bahkan sudah dipenuhi teknologi yang mungkin tak pernah mereka bayangkan sebelumnya.

n_tumpal's picture

Use of UAV for Target Designation

Oleh: Kapten (Cpl) Tumpal Raines Napitupulu, Kagud Alpal Pal Kopassus, Kadiv Hubungan Pemerintah TANDEF

Introduction

1. This presentation will introduce personnel to the use of unmanned aerial vehicle (UAV) for target designation. UAV plays an important role in RISTA (Reconnaissance, Intelligence, Surveillance, and Target Acquisition) system which is employed by Australian Army in Concept of Land Operation.

jkginting's picture

How Are Our Choppers Kept Flying ?

By 1st Lieutenant J.K. Ginting, Engineering officer of 6th squadron, Atang Sendjaja Air Force

It is still fresh in our minds when the Indonesian Air Force (IDAF) officially accepted two NAS-332 Super Puma helicopters produced by PT Dirgantara Indonesia (PTDI) on September 2001 and two EC-120 Colibri produced by French Eurocopter afterwards. They reinforce the existence of IDAF helicopters which have formed 3 squadrons : 6th SQN (S-58T-Twin Pac),7th SQN (Bell-47G Soloy) and 8th SQN (SA-330 Puma). The 6th and 8th SQN's are placed on Atang Sendjaja AFB, Bogor while the 7th SQN is on Suryadarma AFB, Subang.

Syndicate content