"Hendaknya perjuangan kita harus kita dasarkan pada kesucian. Dengan demikian, perjuangan lalu merupakan perjuangan antara jahat melawan suci. Kami percaya bahwa perjuangan yang suci itu senantiasa mendapat pertolongan dari Tuhan.
Apabila perjuangan kita sudah berdasarkan atas kesucian, maka perjuangan ini pun akan berwujud perjuangan antara kekuatan lahir melawan kekuatan bathin. Dan kita percaya kekuatan bathin inilah yang akan menang. Sebab, jikalau perjuangan kita tidak suci, perjuangan ini hanya akan berupa perjuangan jahat melawan tidak suci, dan perjuangan lahir melawan lahir juga, tentu akhirnya si kuat yang akan menang.
Telah diakui oleh beberapa pemimpin perjuangan di berbagai tempat, bahwa kemunduran dan kekalahan yang diderita oleh barisan yang berjuang itu adalah manakala anggota-anggota barisan tadi mulai tidak suci lagi dalam perjuangannya dan rusuh dalam tingkah laku dan perbuatannya."
(Pidato Pertama Panglima Besar Jenderal Soedirman setelah pelantikannya sebagai Panglima Besar TKR, 25 Mei 1946)

Rakyat Indonesia pasti (harus) mendukung.
Ini kabar yang sangat menggembirakan, setidak-tidaknya 5-10 tahun ke depan belasan kapal bisa terwujud. Namun mungkin anggaran yang bisa menjadi kendala.
Padahal bila diperlukan, rakyat ini bisa "ikut campur" bergotong-royong spt masa bung Karno saat beli pesawat dulu.
Tinggal umumkan rakyat diharapkan turut menyumbang, saya yakin minimal 30% rakyat Indonesia sanggup dan mau menyumbang. Nanti nama kapalnya KRI Rakyat 001, KRI Rakyat 002 dst :-)
Saya yakin bisa, lha wong urunan utk negara yang nun jauh disana spt Palestina bbrp waktu lalu terkumpul puluhan miliar rupiah. Masa untuk kepentingan bangsanya sendiri tidak mau?
Utk RI dg susunan geografis dan wilayah kepulauan ini, kekuatan Laut dan Udara adalah mutlak.
Lanjutkan!
Kalau memang kita mampu, kenapa tidak? Bangsa yang besar sudah seharusnya mampu membangun sendiri armadanya. Apalagi wilayah kita lebih banyak laut daripada daratannya.
Lanjutkan!
mantap
Sudah waktunya bagi Bangsa Indonesia untuk mulai mampu berdiri sendiri dan melepas ketergantungan terhadap pihak asing, terutama dalam pengadaan alutsista. jika tidak dimulai dari sekarang, kapan lagi. Memang pastinya akan berawal dengan banyak kekurangan, tapi semakin lama akan semakin sempurna. Mari kita kejar ketertinggalan kita terhadap teknologi, mulai dari SEKARANG!
mudah-mudahan bukan isu belaka
umumkan keseluruh negeri
ada-kan sysmbara design di negeri ini bahwa kita akan membuat kapal perang dengan begitu maka rasa nasionalis kita akan semakin bertambah ...
dan ingatlah perang Dunia ke dua bukan lah perang nya para tentara saja melainkan perang para enginer enginer dan designer alusitanya ...
dan jangan hanya terpaku oleh PT PAL ..
kita masih punya PT DKB PT DOK dan masih banyak galangan galangan yang lain di seluruh negeri ...
klo perlu kita banggun memakai system block dalam pembangunan kapal dan bisa tender kan di ke seluruh negeri..
sekian
DAN BAGKITLAH ...
PERTAHANAN KEPULAUAN
KALAU BUAT KAPAL LAMBAT DALAM HAL KUANTITAS DIKAITKAN KONSTELASI GEOGRAFI.... MAKA YG PATUT DIPERTIMBANGKAN ADALAH PEMBANGUNAN RUDAL PERMUKAAN KE PERMUKAAN... (SURFACE TO SURFACE) YG DITEMPATKAN DI DARATAN...MISALNYA DI PINTU MASUK ALKI (ALUR LAUT KEPULAUAN INDONESIA).... DIMASA DALAM MEMBERIKAN DAMPAK DITERENCE...
bersama kita bisa
saya setuju jika hurus bergotong royong untuk pemajuan armada militer laut indonesia karna pertahanan laut berguna untuk keutuhn NKRI