TNI AL Jajaki Pembuatan Kapal Perusak Kawal Rudal dan Kapal Selam di Dalam Negeri

Pengunjung melihat miniatur kapal perang di Pameran Indo Defence, Jakarta, beberapa waktu lalu. (VIVAnews/Tri Saputro)

DISPENAL (21/7),- Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Tedjo Edhy Purdijatno, S.H., mengungkapkan bahwa TNI AL tengah menjajaki kemungkinan pembuatan kapal perang jenis Perusak Kawal Rudal dan Kapal Selam mini produksi industri strategis di dalam negeri.

Hal tersebut diungkapkan Kasal Laksamana TNI Tedjo Edhy Purdijatno, S.H., Selasa (14/7) dalam sambutannya pada acara Bedah Buku Laksamana TNI (Purn) Sumardjono di salah satu hotel di Jakarta Pusat. Bedah Buku setebal 332 halaman tersebut berjudul "Membangun Angkatan Laut Menuju Kemandirian" yang diterbitkan oleh Dinas Penerangan Angkatan Laut tahun 2009. Acara dihadiri oleh Menhan Prof. Dr. Juwono Sudarsono, M.A., Menneg PPN/Kepala Bappenas Kusmayanto Kadiman beserta sejumlah mantan Kasal dan pejabat TNI.

Menurut Kasal, TNI AL juga tengah membangun kapal patroli berukuran panjang 40 meter serta kapal cepat Trimaran yang mempunyai panjang 60 meter dengan kecepatan 40 mil perjam yang akan dilengkapi persenjatan peluru kendali.

"Untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap luar negeri, khususnya Alutsista, maka jalan satu-satunya dengan memberdayakan industri strategis dalam negeri yang diawali dengan alih teknologi atau transfer of technology," jelas Laksamana TNI Tedjo Edhy Purdijatno, S.H.

Pandangan dan pemikiran tersebut, membuka tabir kemandirian Nasional dibidang industri pertahanan, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan Alutsista Angkatan Laut. "Dengan kemandirian ini, gerbang menuju TNI AL yang kuat dan menjadi kebanggaan bangsa Indonesia akan dapat terwujud," tegasnya.

---

Sumber: Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut
Foto: Vivanews

Rakyat Indonesia pasti (harus) mendukung.

Ini kabar yang sangat menggembirakan, setidak-tidaknya 5-10 tahun ke depan belasan kapal bisa terwujud. Namun mungkin anggaran yang bisa menjadi kendala.
Padahal bila diperlukan, rakyat ini bisa "ikut campur" bergotong-royong spt masa bung Karno saat beli pesawat dulu.

Tinggal umumkan rakyat diharapkan turut menyumbang, saya yakin minimal 30% rakyat Indonesia sanggup dan mau menyumbang. Nanti nama kapalnya KRI Rakyat 001, KRI Rakyat 002 dst :-)
Saya yakin bisa, lha wong urunan utk negara yang nun jauh disana spt Palestina bbrp waktu lalu terkumpul puluhan miliar rupiah. Masa untuk kepentingan bangsanya sendiri tidak mau?

Utk RI dg susunan geografis dan wilayah kepulauan ini, kekuatan Laut dan Udara adalah mutlak.

Lanjutkan!

Kalau memang kita mampu, kenapa tidak? Bangsa yang besar sudah seharusnya mampu membangun sendiri armadanya. Apalagi wilayah kita lebih banyak laut daripada daratannya.

Lanjutkan!

mantap

Sudah waktunya bagi Bangsa Indonesia untuk mulai mampu berdiri sendiri dan melepas ketergantungan terhadap pihak asing, terutama dalam pengadaan alutsista. jika tidak dimulai dari sekarang, kapan lagi. Memang pastinya akan berawal dengan banyak kekurangan, tapi semakin lama akan semakin sempurna. Mari kita kejar ketertinggalan kita terhadap teknologi, mulai dari SEKARANG!

mudah-mudahan bukan isu belaka

umumkan keseluruh negeri
ada-kan sysmbara design di negeri ini bahwa kita akan membuat kapal perang dengan begitu maka rasa nasionalis kita akan semakin bertambah ...

dan ingatlah perang Dunia ke dua bukan lah perang nya para tentara saja melainkan perang para enginer enginer dan designer alusitanya ...

dan jangan hanya terpaku oleh PT PAL ..
kita masih punya PT DKB PT DOK dan masih banyak galangan galangan yang lain di seluruh negeri ...
klo perlu kita banggun memakai system block dalam pembangunan kapal dan bisa tender kan di ke seluruh negeri..

sekian
DAN BAGKITLAH ...

PERTAHANAN KEPULAUAN

KALAU BUAT KAPAL LAMBAT DALAM HAL KUANTITAS DIKAITKAN KONSTELASI GEOGRAFI.... MAKA YG PATUT DIPERTIMBANGKAN ADALAH PEMBANGUNAN RUDAL PERMUKAAN KE PERMUKAAN... (SURFACE TO SURFACE) YG DITEMPATKAN DI DARATAN...MISALNYA DI PINTU MASUK ALKI (ALUR LAUT KEPULAUAN INDONESIA).... DIMASA DALAM MEMBERIKAN DAMPAK DITERENCE...

bersama kita bisa

saya setuju jika hurus bergotong royong untuk pemajuan armada militer laut indonesia karna pertahanan laut berguna untuk keutuhn NKRI