Kasad Jenderal TNI Agustadi Sasongko Purnomo saat meninjau korban gempa di Padang, Sabtu (3/10/09)
PUSPEN TNI (5/10) – Panglima TNI Jenderal TNI Djoko Santoso mengatakan, TNI mengerahkan pasukan reaksi cepat untuk menanggulangi penderitaan akibat gempa bumi berkekuatan 7,6 pada Skala Richter, yang melanda masyarakat di Padang, Sumatera Barat, 30 September lalu.
Kesiapan pengerahan pasukan reaksi cepat itu disampaikan Panglima TNI kepada wartawan media cetak dan elektronik di Balai Wartawan Puspen TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Sabtu (3/10) pagi.
Panglima TNI yang didampingi Wakasad Letjen TNI Johanes Suryo Pabowo, Wakasal Laksdya TNI Moekhlas Sidik, MPA dan Wakasau Marsdya TNI Wardjoko menguraikan, pada tahap tanggap darurat, jajarannya di Kodam I/Bukit Barisan sejak 1 Oktober telah berangkat ke Padang.
Satuan yang berangkat ke lokasi terdiri dari Korem 032/Wirabraja Padang, Yonif 131/Braja Sakti Payakumbuh, Yonif 133/ Yudha Sakti Padang dan Detasemen Zeni Tempur 2 Payakumbuh.
Setelah gempa yang terjadi petang, pagi esoknya pada pukul 07.00 WIB TNI langsung mengirimkan satu tim kesehatan dari Puskes TNI, satu batalyon kesehatan dari Kesehatan Kostrad berikut tenda, obat-obatan dan makanan.
Pasukan ini diberangkatkan dengan tiga Hercules, pesawat angkut militer dari jenis C-130.
Siangnya, pada pukul 12.00 WIB, satu pesawat Hercules VIP dari jenis yang sama yang membawa rombongan Panglima TNI, juga berangkat menuju lokasi.
Mendahului Satuan-satuan itu, rombongan tim aju telah berada di lokasi, dipimpin Asisten Operasi Panglima TNI Mayjen TNI Supiadin AS.
Selain itu, TNI AD dan TNI AL, masing-masing telah mengirimkan satu pesawat helikopter dari jenis Bell. TNI AD mengirimkan pesawat itu dari Medan, dan TNI AL dari Jakarta.
Pasukan dari TNI tersebut telah mengaktifkan pos komando utama (Poskout) di Mabes TNI, Jakarta dan pos komando taktis (Poskotis) di Korem 032/Wirabraja, Padang.
Selain itu, Posko Satuan Tugas Laut (Satgasla) diaktifkan di Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta dan Posko Satuan Tugas Udara (Satgasud) di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta.
Kesiapan Pasukan
Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PRCPB) yang disiapkan itu terdiri dari unsur TNI dari ketiga Angkatan.
Dari Angkatan Darat, PRCPB terdiri dari dua kompi Zeni Konstruksi (Zikon) 13, dua unit excavator, 10 unit dump truck dan enam unit dozer. Selain itu helikopter, dreader dan loader masing-masing satu unit.
Dari unsur TNI Angkatan Laut, Satuan yang dikerahkan meliputi empat KRI jenis landing ship tank (LST), satu KRI jenis landing platform dock (LPD), satu KRI jenis kargo, satu KRI jenis rumah sakit (KRI Dr. Suharso) dengan satu helikopter onboard.
Sementara itu, dari unsur TNI Angkatan Udara, Satuan yang dikerahkan adalah empat pesawat angkut Hercules C-130 termasuk satu VIP di dalamnya, satu pesawat Fokker F-28 dan satu helikopter.
Recent comments
2 weeks 2 days ago
2 weeks 6 days ago
2 weeks 6 days ago
2 weeks 6 days ago
3 weeks 22 hours ago
3 weeks 1 day ago
3 weeks 1 day ago
3 weeks 1 day ago
3 weeks 1 day ago
3 weeks 1 day ago